Berita Politik Regional

Anies Baswedan Soroti Bahwa 97 Persen Deforestasi di Indonesia Legal

Anies saat memberikan sambutan dalam acara Rakernas I Ormas Gerakan Rakyat, di Jakarta, Sabtu (17/1/2026).

Gardupedia.com – Mantan Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan, melontarkan pernyataan tajam mengenai kondisi hutan di Indonesia dalam acara Rapat Kerja Nasional (Rakernas) I Ormas Gerakan Rakyat yang digelar di Jakarta, Sabtu (17/1/2026). Ia mengungkapkan fakta mengejutkan bahwa hampir seluruh aktivitas penebangan hutan di tanah air dilakukan secara sah di mata hukum.

Berdasarkan data yang dipaparkannya, 97 persen deforestasi di Indonesia bersifat legal. Hal ini berarti penebangan tersebut bukan dilakukan secara sembunyi-sembunyi, melainkan didukung oleh dokumen resmi dan izin dari instansi terkait.

Anies menekankan bahwa maraknya bencana banjir yang melanda berbagai daerah saat ini tidak bisa lagi hanya dikambinghitamkan pada praktik pembalakan liar (illegal logging). Mengingat mayoritas penebangan memiliki “stempel” resmi, ia menilai ada masalah yang lebih mendasar pada kebijakan negara.

“Ini bukan pembalakan liar rasanya, karena ditebang menggunakan izin dan dokumen yang lengkap,” tegas Anies.

Dalam pidatonya, Anies membedah lebih dalam mengenai sebaran wilayah hutan yang hilang, 59 persen dari total kehilangan hutan terjadi di area konsesi perusahaan. Sektor-sektor utama yang terlibat meliputi pertambangan, perkebunan kelapa sawit, konsesi kayu, hingga industri logging.

Menkes Tegas Coret Orang Kaya yang Masih Jadi Peserta PBI BPJS!

Ia menyoroti bahwa aktivitas industri berskala besar inilah yang menjadi aktor utama di balik berkurangnya tutupan hutan secara legal.

Fakta tingginya angka deforestasi legal ini membawa Anies pada sebuah pertanyaan besar mengenai integritas regulasi di Indonesia. Ia mengajak masyarakat untuk merenungkan apakah aturan hukum saat ini justru menjadi “karpet merah” bagi kerusakan lingkungan.

“Apakah peraturan kita sudah benar? Atau justru hukum kita yang menjadi tiang utama kerusakan ekologi?” tanyanya retoris di hadapan para kader Gerakan Rakyat.

Anies berpendapat bahwa persoalan bangsa saat ini bukan sekadar penegakan hukum terhadap oknum pelanggar, melainkan sistem yang melegalkan perusakan lingkungan demi mengejar target pembangunan. Ia juga tidak menutup kemungkinan adanya praktik korupsi yang bermain di balik proses perizinan tersebut.

Gardupedia.com berkomitmen menyajikan berita yang akurat, informatif dan kredibel. Ikuti dan pantau terus perkembangan berita selanjutnya !

Cedera Kronis Paksa Viktor Axelsen Pensiun Dini di Dunia Bulutangkis

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *