Politik

Bukan Batal, Bupati Pandeglang Akan Copot Kepala TPA Bangkonol

Kunjungan Bupati Pandeglang ke TPA Bangkonol dan Langkah Penanganan Masalah Sampah

Setelah diadakan aksi protes oleh para pemuda Pandeglang terkait pengelolaan sampah dari Kota Tangsel di TPA Bangkonol, Bupati Pandeglang Raden Dewi Setiani melakukan kunjungan ke lokasi tersebut. Aksi ini dilakukan setelah masyarakat merasa tidak nyaman dengan kondisi TPA yang dinilai tidak layak dan menyebabkan dampak negatif terhadap lingkungan sekitar.

Dalam kunjungan tersebut, Bupati Pandeglang menyatakan bahwa akan ada perubahan dalam pengelolaan TPA Bangkonol. Ia menegaskan bahwa Kepala Unit Pelaksana Teknis (UPT) TPA Bangkonol akan diganti serta Direktur PD Pandeglang Berkah Maju (PBM) akan dievaluasi. Selain itu, Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) juga akan mengalami evaluasi terkait kinerja yang kurang memadai.

Bupati menjelaskan bahwa anggaran untuk pengelolaan TPA sudah tersedia, jumlah tenaga kerja cukup, dan sarana penunjang lainnya juga telah tersedia. Namun, ia menilai bahwa pengelolaan TPA saat ini belum optimal dan kurang responsif terhadap masalah yang sedang berlangsung. Menurutnya, semua sumber daya sudah ada, tetapi kinerja dari orang-orang yang mengelola TPA harus ditingkatkan.

Selain itu, Bupati juga memahami adanya protes dari masyarakat terhadap kondisi TPA Bangkonol. Ia mengakui bahwa TPA tersebut memiliki aroma yang tidak menyenangkan dan kondisinya sangat tidak layak. Untuk mengatasi hal ini, warga setempat yang terkena dampak negatif dari TPA akan mendapatkan kompensasi, baik untuk individu maupun keluarga serta lingkungan sekitar.

Ia juga menyatakan bahwa infrastruktur di TPA Bangkonol akan diperbaiki sebelum sampah dari Kota Tangsel dikirimkan. Meskipun saat ini belum ada pengiriman sampah sama sekali, kerja sama antara Pemkab Pandeglang dan Pemkot Tangsel sudah dilakukan. Namun, ia menekankan pentingnya penataan infrastruktur agar dapat menampung sampah secara efektif dan aman.

Dinamika Internal Iran Hambat Kapal RI Masih Terjebak di Selat Hormuz

Aksi Pemuda Pandeglang Terhadap Kantor Bupati

Sebelum kunjungan Bupati, puluhan pemuda dari Komunitas Pemerhati Lingkungan Pandeglang melakukan aksi unjuk rasa di depan Kantor Bupati Pandeglang. Mereka melempari kantor dengan telur, membakar ban bekas, dan mengibarkan bendera One Piece serta bendera merah putih. Aksi ini dilakukan sebagai bentuk protes terhadap rencana pembuangan sampah dari Kabupaten Serang dan Tangerang Selatan (Tangsel) ke TPA Bangkonol.

Koordinator aksi, Masyuni, menyampaikan bahwa aksi ini dilakukan karena khawatir akan dampak lingkungan yang ditimbulkan. Ia menilai bahwa Pemkab Pandeglang terlalu terburu-buru dalam membangun kerja sama dengan Tangsel tanpa memperhatikan kelayakan TPA Bangkonol. Menurutnya, infrastruktur yang ada masih belum memadai dan kondisi TPA saat ini masih dalam bentuk open dumping.

Ia juga menyarankan kepada Bupati Pandeglang untuk segera mengevaluasi TPA Bangkonol agar tidak menjadi masalah besar bagi masyarakat. Ia menegaskan bahwa jika tidak segera diperbaiki, udara di Pandeglang akan tercemar oleh bau sampah yang tidak nyaman.

Kerjasama Pengelolaan Sampah Antara Tangsel dan Pandeglang

Kota Tangerang Selatan (Tangsel) resmi akan membuang sampah ke wilayah Kabupaten Pandeglang. Hal ini dipastikan setelah Pemkot Tangsel dan Pemerintah Kabupaten Pandeglang menandatangani perjanjian kerja sama penanganan sampah pada Jumat (25/7/2025). Penandatanganan ini dilakukan sebagai langkah strategis untuk mengatasi overload di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Cipeucang, Serpong, Kota Tangsel.

Dalam kerja sama ini, Pemkab Pandeglang akan mendapatkan pendapatan sebesar Rp 40 miliar dari Pemkot Tangsel atas pembuangan sampah di TPA Bangkonol. Kerja sama ini akan berlangsung selama empat tahun. Jumlah sampah yang dibuang per hari mencapai sekitar 75 ribu ton. Selain itu, kerja sama dengan Pemkab Serang juga berjalan dengan nilai sebesar Rp 800 juta hingga Rp 900 juta per bulannya.

Misi Lepas dari Dollar AS, Aliansi BRICS Terus Timbun Cadangan Emas

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *