Gardupedia.com – Wakil Ketua DPR RI Koordinator Bidang Kesejahteraan Rakyat (Korkesra), Cucun Ahmad Syamsurijal, mendesak pemerintah agar program revitalisasi fasilitas pendidikan dapat dilaksanakan secara merata. Ia mengingatkan agar perbaikan sekolah tidak tebang pilih dan harus menjangkau pelosok daerah tanpa membedakan status negeri maupun swasta.
Pernyataan tersebut disampaikan Cucun dalam momentum peringatan Hari Anak Nasional. Ia menegaskan pentingnya pemenuhan hak-hak dasar anak, mulai dari aspek kesehatan hingga akses pendidikan yang berkualitas.
Cucun menekankan bahwa negara bertanggung jawab memastikan anak-anak Indonesia dapat tumbuh dan berkembang secara maksimal tanpa hambatan kesehatan fisik maupun mental.
“Anak-anak kita harus tumbuh dalam kondisi sehat, terbebas dari stunting dan masalah mental, memiliki kesempatan untuk bersekolah dengan baik, hidup dalam lingkungan yang aman, serta memiliki kesempatan berkembang secara optimal sebagai generasi penerus,” ujar Cucun kepada wartawan, Jumat (24/7/2026).
Mengenai sistem pendidikan nasional, Cucun menyoroti masih banyaknya sarana dan prasarana sekolah yang membutuhkan pembenahan, terutama di luar daerah perkotaan. Selain gedung, ketersediaan tenaga pendidik juga menjadi perhatian utama.
“Bagaimana semua anak mendapatkan kualitas pendidikan yang sama. Pemerintah juga perlu memberi perhatian terhadap perbaikan sarana prasarana sekolah eksisting yang masih kurang dan memastikan ketersediaan guru di seluruh wilayah,” tegasnya.
Politikus PKB ini juga mengingatkan agar program revitalisasi sekolah menjangkau seluruh lembaga pendidikan secara adil, baik sekolah negeri maupun swasta di berbagai daerah.
“Program revitalisasi harus terus menyasar sekolah di daerah-daerah, dan jangan sampai ada diskriminasi antara sekolah negeri dan swasta. Kualitas belajar mengajar yang baik akan menghasilkan generasi unggul,” imbuh Cucun.
Selain isu infrastruktur sekolah, Cucun turut menyoroti pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang digagas Presiden Prabowo Subianto. Menurutnya, program nasional berskala besar ini memerlukan evaluasi secara berkala dan menyeluruh demi menyempurnakan tata kelolanya.
“MBG merupakan sebuah program besar yang baru, sehingga diperlukan evaluasi berkala untuk menyempurnakannya. Sehingga kami mendukung evaluasi menyeluruh pada program MBG seperti arahan Bapak Presiden. Dengan memperbaiki apa-apa yang kurang serta dengan tata kelola yang semakin baik, kita optimistis cita-cita mulia dari MBG akan tercapai,” tuturnya.
Kesimpulan DPR RI mendorong adanya sinergi pemerintah pusat dan daerah untuk mewujudkan ketersediaan fasilitas sekolah yang aman dan layak, pemerataan tenaga pengajar, serta pemenuhan gizi anak. Melalui pendekatan yang adil dan tanpa diskriminasi, diharapkan generasi muda di seluruh pelosok Indonesia mendapatkan hak belajar yang setara.
Gardupedia.com berkomitmen menyajikan berita yang akurat, informatif dan kredibel. Ikuti dan pantau terus perkembangan berita selanjutnya !


Comment