Berita olahraga

Devin/Faathir Gagal ke Semifinal Usai Duel Sengit Lawan Korea di BAC 2026

Ganda putra Indonesia, Ali Faathir Rayhan/Devin Artha Wahyudi, melangkah sampai perempat final Kejuaraan Asia 2026.(PBSI)

Gardupedia.com – Pasangan ganda putra muda Indonesia, Ali Faathir Rayhan dan Devin Artha Wahyudi, memang harus menyudahi perjalanan mereka di Kejuaraan Asia (BAC) 2026. Meski kalah dari pasangan unggulan Korea Selatan, Kim Astrup/Anders Skaarup Rasmussen (Kim/Seo), performa mereka di babak perempat final pada Jumat (10/4/2026) menuai pujian karena berhasil memberikan perlawanan sengit.

Sejak awal laga, Faathir/Devin tampil tanpa beban dan langsung menekan. Keberanian mereka bermain di area net dan melancarkan serangan cepat sempat membuat Kim/Seo kewalahan. Hal ini terbukti saat pasangan Indonesia unggul 11-7 di interval gim pertama.

Dominasi Faathir/Devin berlanjut hingga kedudukan 18-15. Namun, di poin-poin kritis, Kim/Seo menunjukkan kelasnya sebagai pemain berpengalaman. Pasangan Korea tersebut berhasil meraih enam angka beruntun untuk membalikkan keadaan dan menutup gim pertama dengan kemenangan.

Di gim kedua, persaingan kembali berjalan ketat. Kejar-mengejar skor terjadi hingga kedudukan imbang 11-11. Namun, setelah jeda interval, Faathir/Devin mulai kehilangan momentum dan sering melakukan kesalahan sendiri, hingga akhirnya harus menyerah dengan skor 16-21.

Usai pertandingan, Devin Artha Wahyudi mengungkapkan bahwa mereka belajar banyak tentang ketenangan di situasi genting. Ia mengakui ada penyesalan karena gagal mempertahankan keunggulan di gim pertama, namun tetap bersyukur bisa mencapai babak delapan besar.

Bela Feri Amsari dan Ubedilah Badrun, Menteri Pigai Sebut Kritik Adalah Hak Konstitusi

“Bisa menembus perempat final adalah pencapaian yang positif bagi kami. Kami merasa sebenarnya punya peluang di gim pertama, tapi mereka sangat cerdik saat poin-poin akhir,” ujar Devin.

Senada dengan rekannya, Ali Faathir Rayhan menyebut bahwa strategi mereka untuk langsung tampil menekan sejak awal cukup efektif karena lawan belum sepenuhnya mengenal gaya permainan mereka. Kekalahan ini menjadi tolak ukur penting bagi keduanya untuk melihat sejauh mana level permainan mereka dibandingkan dengan pemain top dunia.

Tersingkirnya Faathir/Devin menambah daftar wakil Indonesia yang gugur di perempat final, menyusul kekalahan tunggal putra Jonatan Christie serta ganda putri Rachel Allessya Rose/Febi Setianingrum. Saat ini, harapan Indonesia di Kejuaraan Asia 2026 tersisa pada beberapa wakil lainnya, termasuk pasangan Fajar/Fikri yang berhasil mengamankan tiket ke semifinal.

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *