Berita NASIONAL

DPR Desak Komdigi Tindak Tegas Judi Online yang Menjerat 200 Ribu Anak

Anggota Komisi III DPR RI Rudianto Lallo meminta pemerintah menjadikan judi online (judol) sebagai musuh bersama(KOMPAS.com/ADHYASTA DIRGANTARA)

Gardupedia.com – Fenomena judi online (judol) di Indonesia telah mencapai level yang sangat mengkhawatirkan. Anggota Komisi III DPR RI, Rudianto Lallo, mendesak Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) untuk mengambil langkah yang lebih berani dan radikal setelah terungkapnya data bahwa sekitar 200.000 anak di tanah air telah terpapar praktik ilegal tersebut.

Rudianto menegaskan bahwa angka tersebut bukan sekadar statistik, melainkan alarm keras bagi keberlangsungan generasi calon pemimpin bangsa. Ia meminta pemerintah tidak lagi sekadar melakukan upaya normatif, melainkan harus menetapkan judi online sebagai “musuh bersama”.

“Situasi ini sangat membahayakan generasi masa depan kita. Menurut hemat saya, pemerintah harus serius memposisikan ini sebagai musuh. Komdigi wajib memiliki keberanian untuk memutus dan menghentikan total aktivitas tersebut,” ujar Rudianto saat dikonfirmasi pada Kamis (14/5/2026).

Desakan ini muncul sebagai respons atas laporan resmi dari pihak Komdigi yang memetakan tingginya angka keterpaparan anak-anak terhadap situs perjudian. Rudianto menyoroti pentingnya tindakan nyata dari kementerian terkait untuk menutup celah digital yang selama ini dimanfaatkan oleh bandar judol.

Langkah tegas yang diharapkan meliputi:

Erick Thohir Fokus Pembinaan Akar Rumput: 64 Klub Siap Bertanding di Piala Presiden 2026

  • Menutup secara permanen situs dan aplikasi judi tanpa celah.
  • Meningkatkan kesadaran masyarakat akan bahaya laten judi online.
  • Memastikan penegakan hukum berjalan selaras dengan pemblokiran sistem digital.

Melalui pernyataan ini, DPR berharap Komdigi dapat menjadi garda terdepan dalam melindungi anak-anak Indonesia dari jeratan ekonomi dan mental yang diakibatkan oleh perjudian digital.

Gardupedia.com berkomitmen menyajikan berita yang akurat, informatif dan kredibel. Ikuti dan pantau terus perkembangan berita selanjutnya !

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *