Gardupedia.com — Anggota DPRD Jawa Timur, Ahmad Athoillah, mendorong pembaharuan secara menyeluruh pada lembaga pendidikan pesantren di Jawa Timur. Langkah ini dinilai krusial agar pesantren mampu menjawab tantangan era modern tanpa mengikis nilai keikhlasan, moralitas, serta tradisi keilmuan yang selama ini menjadi ciri khasnya.
Legislator dari Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) yang akrab disapa Gus Atho’ tersebut menegaskan bahwa pesantren memegang peran vital dalam pembentukan karakter bangsa. Menurutnya, pembaruan di tubuh pesantren perlu difokuskan pada empat pilar utama: peningkatan mutu pendidikan, penguatan kapasitas sumber daya manusia (SDM), digitalisasi sistem tata kelola, serta pengembangan kemandirian ekonomi.
“Transformasi pesantren bukan berarti meninggalkan tradisi. Nilai-nilai keikhlasan dan akhlakul karimah tetap menjadi fondasi utama. Hal yang perlu ditingkatkan adalah kapasitas SDM, efisiensi tata kelola, serta kesiapan santri menghadapi perkembangan zaman,” ujar Gus Atho’.
Ia menambahkan, Jawa Timur memiliki populasi pesantren terbesar di Indonesia. Potensi masif ini tidak hanya berdampak pada sektor pendidikan Islam, tetapi juga menjadi modal strategis dalam pembangunan sosial dan ekonomi daerah.
Gus Atho’ mendorong Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Timur memberikan intervensi kebijakan yang nyata. Dukungan konkret yang diharapkan mencakup pelatihan kompetensi tenaga pendidik, penyediaan fasilitas pendidikan yang memadai, modernisasi tata kelola berbasis digital, hingga pembinaan unit-unit usaha produktif milik pesantren.
Pria yang mengusung integrasi antara keilmuan klasik, penguasaan teknologi, dan kewirausahaan ini optimistis bahwa kolaborasi tersebut akan menjaga relevansi pesantren di tengah perubahan zaman.
“Jika transformasi dilakukan secara konsisten dengan dukungan penuh pemerintah, Jawa Timur akan semakin kukuh sebagai pusat pesantren terbesar di Indonesia. Ini modal penting untuk melahirkan generasi yang berakhlak mulia sekaligus berdaya saing tinggi,” tegasnya.
Gardupedia.com berkomitmen menyajikan berita yang akurat, informatif dan kredibel. Ikuti dan pantau terus perkembangan berita selanjutnya !


Comment