Berita Regional

Dua Tragedi Kecelakaan di Jawa Barat, Empat Nyawa Melayang dalam Waktu Berdekatan

Evakuasi kendaraan yang terlibat kecelakaan hingga menyebabkan tiga orang tewas di Jalan Raya Tanggul Rawagabus, Desa Kondangjaya, Kecamatan Karawang Timur, Senin (16/2/2026).(KOMPAS.COM/FARIDA)

Gardupedia.com – Jawa Barat kembali berduka setelah dua kecelakaan maut terjadi dalam waktu yang hampir bersamaan, mengakibatkan empat orang meninggal dunia dan puluhan lainnya luka-luka. Peristiwa tragis ini terjadi di Karawang dan Tol Cipali pada pertengahan Februari 2026.

Insiden memilukan pertama terjadi di Karawang Timur, tepatnya di Jalan Raya Tanggul Rawabagus, Desa Kondangjaya, pada Minggu malam (15/2/2026). Sebuah truk kontainer bermuatan minyak goreng terguling dan menimpa mobil sedan Toyota Corona yang sedang melintas.

Dalam kecelakaan ini, tiga orang yang merupakan satu keluarga tewas seketika di lokasi kejadian. Korban meninggal teridentifikasi sebagai pasangan suami istri, Idik Tasdik (46) dan Itiar (42), serta putra bungsu mereka yang masih berusia 8 tahun, M.A. Miyaz. Kabarnya, keluarga tersebut baru saja pulang dari acara syukuran salah satu anak mereka yang berhasil menjadi penghafal (hafiz) Al-Quran. Tiga penumpang lainnya di dalam mobil tersebut selamat namun mengalami luka-luka dan trauma berat.

Pihak kepolisian mengungkapkan bahwa truk tersebut seharusnya tidak melewati jalur tersebut karena statusnya sebagai jalan kabupaten yang sempit dan bukan untuk kendaraan berat. Diduga, ada oknum warga atau “Pak Ogah” yang mengarahkan sopir truk masuk ke jalur terlarang tersebut hingga akhirnya truk kehilangan keseimbangan dan terguling. Saat ini, sopir truk telah diamankan untuk pemeriksaan lebih lanjut.

Hanya berselang beberapa jam, kecelakaan maut kedua terjadi di Tol Cikopo-Palimanan (Cipali) KM 78A, wilayah Purwakarta, pada Senin dini hari (16/2/2026) sekitar pukul 04.00 WIB. Sebuah bus pariwisata yang mengangkut 65 orang menuju Ciater, Subang, menghantam bagian belakang truk di depannya.

MPR Putuskan Gelar Ulang Final LCC di Kalbar dengan Juri Independen Baru

Benturan yang sangat keras menyebabkan bus terlempar ke arah kiri dan menabrak pembatas jalan. Dalam insiden ini, sopir bus dilaporkan tewas di tempat. Selain korban jiwa, sebanyak 28 penumpang bus mengalami luka-luka dan harus dilarikan ke RS Abdul Radjak Purwakarta untuk mendapatkan perawatan medis.

Kasat Lantas Polres Purwakarta menyatakan bahwa pihaknya masih memburu pengemudi truk yang terlibat karena yang bersangkutan langsung melarikan diri setelah kejadian. Polisi kini tengah melakukan olah TKP dan mengumpulkan keterangan dari para saksi untuk mengetahui penyebab pasti kecelakaan tersebut.

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *