Berita Regional

Dubes Iran Temui Megawati dan Jokowi: Bahas Krisis Timur Tengah hingga Nasib PBB

Foto: Dubes Iran Mohammad Boroujerdi temui Jokowi di Solo, Rabu (1/4/2026). (Tara Wahyu NV/detikJateng).

Gardupedia.com – Di tengah meningkatnya ketegangan di Timur Tengah akibat konflik antara Iran dengan aliansi Amerika Serikat dan Israel, Duta Besar Iran untuk Indonesia, Mohammad Boroujerdi, melakukan serangkaian kunjungan penting ke berbagai tokoh nasional Indonesia. Safari diplomasi ini dilakukan untuk menyampaikan perkembangan terkini sekaligus menggalang dukungan moral.

Kunjungan Boroujerdi dimulai dengan menemui Jusuf Kalla (Wapres ke-10 dan ke-12 RI) pada awal Maret 2026. Tak lama berselang, ia menyambangi kediaman Presiden ke-5 RI, Megawati Soekarnoputri, di Menteng.

Dalam pertemuan tersebut, Megawati menitipkan pesan untuk pemimpin tertinggi Iran yang baru, Mojtaba Khamenei. Megawati menekankan pentingnya peran aktif PBB dalam menghentikan invasi sepihak dan menyelesaikan konflik melalui dialog. Ia berharap di bawah kepemimpinan baru, Iran dapat menjadi bangsa yang bermartabat dan segera keluar dari krisis.

Pada 1 April 2026, Boroujerdi menemui Presiden Joko Widodo di Solo. Dalam kesempatan tersebut, Dubes Iran melaporkan situasi terkini di negaranya pascaserangan gabungan AS dan Israel. Ia juga mengenang hubungan baik yang telah terjalin lama, termasuk kunjungan Jokowi ke Iran di masa mendiang Ayatollah Ali Khamenei dan kunjungan balasan mendiang Presiden Ebrahim Raisi ke Indonesia pada 2023.

Selain itu, Boroujerdi menyampaikan rasa duka cita atas gugurnya tiga prajurit TNI yang sedang bertugas sebagai pasukan perdamaian di Lebanon. Sementara itu, Presiden Jokowi menegaskan bahwa pertemuan tersebut bertujuan untuk menjaga stabilitas geopolitik dan hubungan ekonomi, sembari mengklarifikasi bahwa tidak ada negosiasi khusus mengenai pembukaan Selat Hormuz dalam pertemuan itu.

MPR Putuskan Gelar Ulang Final LCC di Kalbar dengan Juri Independen Baru

Terbaru, Boroujerdi menemui tokoh-tokoh Islam, termasuk Din Syamsuddin. Ia mengajak umat Muslim di Indonesia untuk bersatu melawan tindakan Zionis Israel dan menciptakan kedamaian global. Ia juga mengapresiasi kesediaan pemerintah Indonesia untuk menjadi fasilitator perdamaian antara Iran dan Amerika Serikat.

Duta Besar Mohammad Boroujerdi mengungkapkan alasan mengapa ia gencar menemui para pemimpin Indonesia. Ia ingin membalas ucapan belasungkawa dan keprihatinan yang banyak disampaikan tokoh Indonesia atas situasi di Iran. Memberikan informasi valid mengenai apa yang sebenarnya terjadi di wilayah konflik agar para pemimpin Indonesia mendapatkan perspektif langsung.

Khusus kunjungan ke ulama dan ormas Islam, ia menghargai dukungan doa dan anjuran Qunut Nazilah yang dilakukan umat Muslim Indonesia sebagai bentuk solidaritas terhadap rakyat Iran yang sedang menghadapi kesulitan.

    Secara keseluruhan, safari ini merupakan langkah diplomasi Iran untuk memperkuat hubungan dengan Indonesia sebagai mitra strategis yang dianggap vokal dalam memperjuangkan perdamaian dunia.

    Gardupedia.com berkomitmen menyajikan berita yang akurat, informatif dan kredibel. Ikuti dan pantau terus perkembangan berita selanjutnya !

    Wamenkum Tegaskan di MK bahwa Kedudukan Polri Berbeda dengan Kementerian

    Comment

    Leave a Reply

    Your email address will not be published. Required fields are marked *