Gardupedia.com – Ketegangan di Timur Tengah kembali memuncak pada Sabtu (14/3/2026) dini hari setelah militer Iran meluncurkan serangan rudal terbaru yang menargetkan wilayah Israel. Serangan ini memicu aktifnya sirine peringatan di berbagai titik untuk memberi kesempatan warga sipil mencari perlindungan di bunker-bunker keamanan.
Menurut laporan kepolisian Israel dan layanan darurat Magen David Adom, sejauh ini belum ditemukan adanya korban jiwa akibat serangan udara tersebut. Sistem pertahanan udara Israel dikabarkan bekerja keras mencegat proyektil-proyektil Iran sebelum menyentuh kawasan pemukiman penduduk. Meski demikian, pihak keamanan masih melakukan penyisiran di wilayah selatan Israel setelah adanya laporan mengenai serpihan senjata yang jatuh di sana.
Di tengah serangan Iran, kelompok Hizbullah di Lebanon juga menyatakan kesiapan mereka untuk terlibat dalam konfrontasi bersenjata yang lebih luas dan lama dengan Israel. Naim Qassem, salah satu petinggi kelompok tersebut, menegaskan bahwa mereka telah mempersiapkan diri untuk skenario perang eksistensial. Ia memperingatkan bahwa pihak lawan akan menghadapi kejutan besar di medan tempur.
Menanggapi ancaman dari perbatasan utara, Menteri Pertahanan Israel, Israel Katz, memberikan peringatan keras kepada pemerintah Lebanon. Katz menyatakan bahwa Lebanon akan menanggung konsekuensi berat, termasuk kerusakan infrastruktur nasional, jika terus membiarkan wilayahnya digunakan oleh Hizbullah untuk menyerang Israel. Ia bahkan mengancam kemungkinan hilangnya kedaulatan wilayah tertentu jika tuntutan pelucutan senjata Hizbullah tidak dipenuhi.
Gelombang kekerasan terbaru ini merupakan kelanjutan dari konflik besar yang pecah sejak akhir Februari 2026. Situasi memanas menyusul serangan gabungan Amerika Serikat dan Israel ke Iran pada 28 Februari yang menyebabkan tewasnya Pemimpin Tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei. Sejak saat itu, serangan balasan demi balasan terus terjadi, melibatkan berbagai faksi di kawasan tersebut.
Gardupedia.com berkomitmen menyajikan berita yang akurat, informatif dan kredibel. Ikuti dan pantau terus perkembangan berita selanjutnya !


Comment