Gardupedia.com — Kementerian Pertanian (Kementan) terus mengupayakan langkah strategis untuk mengatasi rendahnya harga telur ayam ras di tingkat peternak. Sebagai solusi konkrit dalam mendorong peningkatan permintaan pasar, Kementan mengandalkan penyerapan komoditas telur melalui program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Kondisi harga telur di pasaran saat ini dilaporkan masih cenderung lesu dan berada di bawah tingkat keekonomian ideal peternak. Ketidakseimbangan antara ketersediaan pasokan yang melimpah dengan volume penyerapan pasar menjadi faktor utama yang menekan harga komoditas sumber protein tersebut.
Merespons kondisi tersebut, pihak Kementerian Pertanian menegaskan pentingnya intervensi pemerintah melalui program prioritas nasional untuk menjaga keberlanjutan usaha peternak petelur mandiri.
“Program Makan Bergizi Gratis ini tidak hanya dirancang untuk pemenuhan gizi anak-anak dan masyarakat, tetapi juga menjadi instrumen penting untuk menyerap produksi telur nasional secara konsisten langsung dari para peternak,” tegas perwakilan Kementerian Pertanian dalam keterangannya.
Kementan menjelaskan, integrasi komoditas telur ayam ras sebagai salah satu menu utama protein harian dalam program MBG akan menciptakan kepastian pasar baru dalam skala besar. Dengan melonjaknya permintaan secara terstruktur, rantai pasok (supply and demand) diharapkan dapat kembali seimbang sehingga harga di tingkat peternak lambat laun terangkat naik.
“Kami terus berkoordinasi secara intensif dengan Badan Gizi Nasional serta asosiasi peternak di daerah agar kebutuhan pasokan telur untuk program MBG diprioritaskan dari peternak lokal. Hal ini penting untuk memulihkan stabilitas harga sekaligus menjaga kesejahteraan para peternak,” lanjutnya.
Selain mengandalkan program MBG, Kementan juga melakukan pengawasan pada rantai distribusi guna memastikan alur pasokan dari peternak ke konsumen berjalan efisien tanpa hambatan logistik.
Melalui kolaborasi lintas sektor ini, pemerintah optimistis stabilitas harga telur ayam ras dapat segera terwujud sekaligus memberikan kepastian usaha bagi para peternak di seluruh daerah.


Comment