Gardupedia.com – Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) memberikan penjelasan resmi terkait lonjakan angka Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) yang cukup drastis sepanjang tahun 2025. Tercatat, sebanyak 88.519 pekerja kehilangan pekerjaan, sebuah angka yang melampaui statistik tahun-tahun sebelumnya.
Indah Anggoro Putri, Dirjen Pembinaan Hubungan Industrial dan Jaminan Sosial Tenaga Kerja Kemnaker, mengungkapkan bahwa faktor eksternal menjadi “biang kerok” utama di balik badai PHK ini. Menurutnya, dinamika pasar internasional yang tidak menentu telah memberikan tekanan berat pada aktivitas ekspor dan impor nasional. Dalam keterangannya di Kompleks DPR RI (21/1/2026),
Selain itu, situasi geopolitik global yang memanas pada awal semester pertama tahun 2025, termasuk konflik antarnegara dan peperangan, turut memperburuk kinerja industri dalam negeri. Kondisi ini secara langsung berdampak pada kemampuan perusahaan untuk mempertahankan tenaga kerja mereka.
ektor manufaktur tercatat sebagai penyumbang terbesar angka PHK. Hal ini disebabkan karakteristik sektor tersebut yang bersifat padat karya, sehingga ketika terjadi penurunan permintaan global atau gangguan rantai pasok, dampaknya langsung terasa pada pengurangan jumlah karyawan secara massal.
Data 88.519 orang ini dikategorikan berdasarkan pekerja yang terdaftar dalam program Jaminan Kehilangan Pekerjaan (JKP) dari BPJS Ketenagakerjaan.
Jika melihat data historis, terjadi lonjakan yang sangat tajam dalam kurun waktu empat tahun terakhir:
| Tahun | Jumlah PHK | Kenaikan dibanding tahun sebelumnya |
| 2022 | 25.114 orang | – |
| 2023 | 64.855 orang | + 39.741 |
| 2024 | 77.965 orang | + 13.110 |
| 2025 | 88.519 orang | + 10.554 |
Wilayah industri di Pulau Jawa masih menjadi titik merah kasus PHK. Jawa Barat memimpin dengan angka tertinggi, disusul oleh Jawa Tengah dan Banten. Berikut adalah daftar 10 provinsi dengan jumlah PHK terbanyak sepanjang 2025:
- Jawa Barat: 18.815 orang
- Jawa Tengah: 14.700 orang
- Banten: 10.376 orang
- DKI Jakarta: 6.311 orang
- Jawa Timur: 5.949 orang
- Sulawesi Selatan: 4.297 orang
- Kalimantan Timur: 3.917 orang
- Kepulauan Riau: 3.265 orang
- Kalimantan Barat: 2.577 orang
- Riau: 2.546 orang
Gardupedia.com berkomitmen menyajikan berita yang akurat, informatif dan kredibel. Ikuti dan pantau terus perkembangan berita selanjutnya !


Comment