Kehidupan Cinta Jane Goodall, Aktivis Lingkungan yang Menginspirasi Dunia
Jane Goodall, seorang aktivis lingkungan dan primatolog terkenal, dikenal tidak hanya karena kontribusinya dalam memahami perilaku simpanse tetapi juga karena kisah cintanya yang penuh makna. Ia meninggal pada 1 Oktober 2025 di Los Angeles, California, setelah menjalani kehidupan yang penuh makna dan pengaruh besar bagi dunia ilmu pengetahuan dan lingkungan.
Di balik kesuksesannya, Jane memiliki kisah cinta yang menarik. Dari pertemuan pertamanya dengan suami pertama hingga hubungan dengan suami kedua, keduanya berperan penting dalam kehidupan dan karier Jane. Berikut adalah kisah cinta dari perempuan hebat ini:
Bertemu Suami Pertama Saat Pemotretan National Geographic
Pada tahun 1962, Jane bertemu dengan Hugo Van Lawick, seorang fotografer dan sutradara asal Belanda. Saat itu, Hugo datang untuk memotretnya untuk National Geographic di Taman Nasional Gombe Stream di Tanzania. Meski awalnya ragu, Jane akhirnya mengakui bahwa Hugo memiliki ketertarikan yang sama terhadap alam dan binatang. Mereka saling berbagi pengetahuan dan akhirnya menjalin hubungan serius.
Dari Ragu Sampai Merasa Cocok
Dalam sebuah wawancara, Jane mengungkapkan bahwa ia awalnya tidak ingin Hugo datang karena khawatir akan mengganggu pekerjaannya. Namun, ia akhirnya melihat bahwa Hugo juga sangat mencintai hewan dan suka berada di dekat mereka. Hubungan keduanya berkembang menjadi lebih erat, dan akhirnya mereka menikah pada tahun 1964.
Menikah dan Memiliki Anak
Setelah menikah, Jane dan Hugo memiliki seorang putra bernama Hugo Eric Louis pada tahun 1967. Mereka menjalani kehidupan pernikahan yang bahagia selama sepuluh tahun. Namun, karena pekerjaan masing-masing, mereka akhirnya berpisah pada tahun 1974.
Berpisah Setelah 10 Tahun Bersama
Perpisahan antara Jane dan Hugo terjadi karena jauhnya jarak dan tuntutan pekerjaan. Hugo harus melanjutkan kariernya di Serengeti sementara Jane tetap tinggal di Gombe. Meski sedih, Jane mengakui bahwa perpisahan tersebut adalah hal yang benar untuk kebaikan mereka berdua.
Bertemu dengan Derek Bryceson
Pada tahun 1972, Jane bergabung dengan kelompok yang mendesak pembentukan taman nasional di wilayah Gombe, Tanzania. Di sinilah ia bertemu dengan Derek Bryceson, direktur Taman Nasional Tanzania. Awalnya, Jane merasa takut dengan Derek karena mendengar bahwa dia kejam. Namun, Derek mengakui bahwa Jane meninggalkan kesan mendalam baginya.
Menikah Hingga Dipisahkan Maut
Setelah bercerai dengan pasangannya masing-masing, Jane dan Derek akhirnya menikah pada tahun 1975. Mereka menjalani kehidupan yang tenang dan harmonis. Sayangnya, Derek meninggal pada tahun 1980 setelah berjuang melawan kanker. Sejak saat itu, Jane tidak lagi menikah.
Kedua Suaminya Sangat Membantu Karier Jane
Meskipun dua pernikahannya berakhir dengan perpisahan, Jane sangat bersyukur atas kehadiran Hugo dan Derek. Keduanya memberikan dukungan yang luar biasa bagi karier dan kesuksesannya. Jane percaya bahwa tanpa bantuan mereka, kisah simpanse mungkin akan berakhir.
Kisah cinta Jane Goodall mengajarkan kita tentang kekuatan cinta, dukungan, dan pengorbanan. Ia meninggalkan warisan yang begitu besar bagi dunia.


Comment