Gardupedia.com — PT Petrokimia Gresik, perusahaan solusi agroindustri anggota holding PT Pupuk Indonesia (Persero), mempercepat penguatan kapasitas dan kapabilitas sumber daya manusia (SDM) guna mengawal transformasi perusahaan menuju industri berkelanjutan dan rendah karbon. Langkah strategis ini dilakukan untuk merespons tantangan transisi energi global sekaligus mendukung pencapaian target Net Zero Emission (NZE) Indonesia 2060.
Pengembangan talenta di Petrokimia Gresik berfokus pada penguasaan keterampilan hijau (green skills), teknologi dekarbonisasi, efisiensi energi operasional pabrik, hingga penerapan sistem ekonomi sirkular. Langkah ini diambil karena transformasi industri hijau tidak hanya bergantung pada pembaruan teknologi dan fasilitas produksi, melainkan sangat ditentukan oleh kesiapan tenaga kerja yang adaptif.
Direktur Utama Petrokimia Gresik, Daconi Khotob, menegaskan bahwa perubahan menuju industri berkelanjutan membutuhkan pergeseran pola pikir dan peningkatan kompetensi SDM di segala lini.
“Di industri, kami harus membuat proses produksi semakin efisien dan rendah karbon. Sementara di sektor pertanian, kami juga harus membantu petani menjaga kesehatan tanah, menggunakan input secara lebih tepat, dan meningkatkan produktivitas secara berkelanjutan,” ujar Daconi dalam keterangan resminya saat menghadiri forum bisnis internasional di New York, Amerika Serikat, Kamis (24/9/2026).
Daconi menambahkan bahwa transformasi hijau akan mengubah tuntutan keahlian tenaga kerja di masa depan.
“Teknologi yang mereka gunakan, kompetensi yang mereka butuhkan, dan ukuran keberhasilan pekerjaannya akan berubah. Karena itu, industri tidak cukup hanya menjadi pengguna tenaga kerja, melainkan perlu aktif membentuk talenta masa depan melalui pengembangan kompetensi serta kolaborasi dengan pemerintah, perguruan tinggi, dan pemangku kepentingan global,” jelasnya.
Melalui integrasi antara kesiapan SDM berwawasan lingkungan dan penerapan teknologi bersih, Petrokimia Gresik optimistis dapat mempertahankan daya saing industri pupuk dan kimia nasional, menjaga ketahanan pangan, serta berkontribusi nyata dalam menekan emisi gas rumah kaca.


Comment