Gardupedia.com – Organisasi Masyarakat (Ormas) Madura Asli (Madas) resmi mengambil langkah hukum terkait unggahan video inspeksi mendadak (sidak) di kediaman Nenek Elina yang dilakukan oleh Wakil Wali Kota Surabaya, Armuji. Menanggapi laporan tersebut, Armuji enggan memberikan penjelasan mendalam dan justru melontarkan pernyataan teka-teki.
Ketua Umum Madas, Berlian Ismail Marzuki, mengonfirmasi bahwa pihaknya telah melaporkan konten video tersebut ke pihak kepolisian. Dasar pelaporan ini dipicu oleh dugaan bahwa narasi atau tindakan dalam video sidak tersebut menyudutkan pihak tertentu atau tidak sesuai dengan fakta di lapangan. Pihak Madas menilai perlu ada klarifikasi hukum untuk meluruskan opini publik yang berkembang akibat unggahan di media sosial sang Wakil Wali Kota.
Saat dimintai keterangan mengenai pelaporan dirinya oleh Ormas Madas, Armuji menunjukkan sikap tenang namun tertutup. Politisi PDI Perjuangan ini menolak memberikan komentar rincinya terkait materi laporan tersebut.
“No comment (tidak ada komentar),” ujar Armuji singkat saat ditemui di Surabaya, Selasa (6/1/2026).
Meski memilih untuk tidak banyak bicara, Armuji memberikan sinyal bahwa ia tengah menyiapkan sesuatu untuk menanggapi persoalan ini. Ia menyebutkan bahwa publik sebaiknya menunggu perkembangan selanjutnya.
“Nanti saja, akan ada kejutan,” tambahnya tanpa merinci apa maksud dari “kejutan” yang ia janjikan tersebut.
Kasus ini bermula dari aksi sidak yang dilakukan Armuji ke rumah Nenek Elina, yang kemudian diunggah ke saluran media sosial resminya. Video tersebut viral dan memicu beragam reaksi dari masyarakat. Namun, langkah Armuji ini rupanya dianggap menyinggung atau merugikan pihak Madas, sehingga organisasi tersebut memutuskan untuk menempuh jalur hukum.
Hingga saat ini, pihak kepolisian masih mendalami laporan yang masuk, sementara masyarakat Surabaya menunggu “kejutan” yang dijanjikan oleh Armuji sebagai bentuk pembelaan atau klarifikasi atas tuduhan yang diarahkan kepadanya.
Gardupedia.com berkomitmen menyajikan berita yang akurat, informatif dan kredibel. Ikuti dan pantau terus perkembangan berita selanjutnya !


Comment