Gardupedia.com – Persatuan Bulutangkis Seluruh Indonesia (PBSI) secara resmi menunjuk legenda ganda putra, Ricky Soebagdja, untuk mengemban tanggung jawab baru sebagai Kepala Pusat Pelatihan Nasional (Pelatnas) Wilayah untuk tahun 2026. Langkah ini diambil sebagai bagian dari strategi besar federasi dalam melakukan pemerataan kualitas atlet di berbagai daerah.
Penunjukan Ricky bukan tanpa alasan. Sebagai sosok yang memiliki rekam jejak panjang di dunia bulutangkis, ia diharapkan mampu mengawasi program Pelatnas Wilayah (Pelatwil) yang bertujuan untuk:
Memastikan atlet berbakat dari luar Jakarta mendapatkan kualitas pelatihan yang setara dengan pusat. Menyamakan kurikulum kepelatihan di wilayah-wilayah agar transisi atlet menuju Pelatnas Utama menjadi lebih mudah. Memperkuat jalur koordinasi antara pengurus provinsi dengan PBSI Pusat.
Sebelumnya, Ricky telah aktif dalam jajaran kepengurusan PBSI, termasuk menjabat sebagai Kepala Bidang Pembinaan dan Prestasi (Kabid Binpres). Dengan peran barunya di sektor wilayah, PBSI ingin memanfaatkan pengalaman manajerial dan teknis Ricky untuk memperkuat “akar rumput” bulutangkis Indonesia.
“Program Pelatnas Wilayah ini diproyeksikan menjadi penyangga utama sebelum para pemain elit masuk ke Pelatnas Cipayung. Dengan pengawasan langsung dari figur sekaliber Ricky, diharapkan gap kualitas antara atlet pusat dan daerah dapat terkikis.” Ujar Ricky Soebagdja
Langkah ini dipandang sebagai persiapan jangka panjang untuk menghadapi kompetisi internasional di masa depan. PBSI menyadari bahwa ketergantungan pada satu pusat pelatihan tidak lagi cukup untuk menghadapi persaingan global yang semakin ketat.
Dengan sistem Pelatwil 2026, Indonesia berupaya menciptakan ekosistem kompetisi internal yang lebih kompetitif sejak level junior di berbagai zona wilayah.
Gardupedia.com berkomitmen menyajikan berita yang akurat, informatif dan kredibel. Ikuti dan pantau terus perkembangan berita selanjutnya !


Comment