Perjalanan Karier Bupati Lombok Utara, Najmul Akhyar
Najmul Akhyar, yang kini menjabat sebagai Bupati Lombok Utara, memiliki latar belakang yang cukup kompleks dan beragam. Ia ditemani oleh Kusmalahadi Syamsuri, yang terpilih sebagai Wakil Bupati melalui Pilkada 2024. Pasangan ini resmi memenangkan pemilihan dengan mengumpulkan sebanyak 67.323 suara. Setelah itu, mereka dilantik sebagai kepala daerah pada Februari 2025.
Sebagai bupati petahana, Najmul Akhyar sudah sangat dikenal oleh masyarakat Kabupaten Lombok Utara. Sebelumnya, ia pernah menjabat sebagai Bupati Lombok Utara periode 2016-2021. Bahkan, ia berhasil memenangkan pemilihan kepala daerah sebanyak tiga kali sejak tahun 2010. Meski sukses saat ini, perjalanan Najmul Akhyar tidaklah mudah dan penuh tantangan.
Awal karier Najmul Akhyar dimulai sebagai guru pendidik di Pondok Pesantren (Ponpes) NW Selaparang Kediri sambil menjalani studi di Fakultas Hukum Universitas Mataram. Setelah lulus S1, ia sempat menjadi praktisi hukum di NTB selama kurun waktu 1997-1999. Dari sana, karier Najmul Akhyar terus berkembang hingga akhirnya bisa mendirikan beberapa pondok pesantren di Lombok Utara.
Selain berkecimpung dalam dunia pendidikan dan hukum, Najmul Akhyar juga tertarik pada bidang politik. Ia bergabung dengan Partai Demokrat sebelum akhirnya pindah ke Partai Perindo. Keberhasilannya dalam dunia politik tentu tidak lepas dari reputasi yang telah dibangunnya selama bertahun-tahun di Lombok Utara.
Biodata dan Riwayat Pendidikan Najmul Akhyar
Berikut adalah biodata lengkap dari Najmul Akhyar:
- Tempat, Tanggal Lahir: Menggala, 14 Juni 1972
- Jenis Kelamin: Laki-laki
- Alamat: Lombok Utara, NTB
- Agama: Islam
- Pendidikan Terakhir: S3
Riwayat Pendidikan:
- S3 Universitas Brawijaya Malang (2011-2014)
- S2 Universitas Udayana Denpasar Bali
- S1 Fakultas Hukum Universitas Mataram (1992-1997)
- SMA NW Pancor Lombok Timur (1988-1991)
- SMP NW Pancor Lombok Timur (1985-1988)
- SDN Menggala (1979-1985)
Gebrakan Baru untuk Meningkatkan Ketangguhan Daerah
Dalam upaya memperkuat tata kelola dan kemitraan multipihak dalam pengurangan risiko bencana (PRB) serta adaptasi perubahan iklim (API), KONSEPSI NTB menjalin kerja sama strategis dengan Pemerintah Daerah Kabupaten Lombok Utara. Penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) dilakukan pada Rabu, 18 Juni 2025, di Aula Kantor Bupati Lombok Utara.
Program “Penguatan Tata Kelola dan Kemitraan yang Inklusif untuk Desa Tangguh Bencana-Berketahanan Iklim (Destana-Beriklim)” didukung oleh Program SIAP SIAGA, sebuah kemitraan antara Pemerintah Indonesia dan Australia untuk manajemen risiko bencana. Program ini akan berlangsung selama 18 bulan, mulai Mei 2025 hingga Oktober 2026.
Fokus utama program ini adalah tiga desa di Kecamatan Bayan dan lima desa di Kecamatan Pemenang Kabupaten Lombok Utara, serta satu desa di Kecamatan Moyo Utara, Kabupaten Sumbawa. Pendekatan berbasis kawasan dan kolaborasi multi-pihak menjadi inti dari program ini.
Wakil Direktur Bidang Program KONSEPSI, Hairul Anwar, menyatakan bahwa program fase ke-3 ini dirancang untuk memperkuat model tata kelola perencanaan pembangunan berbasis kawasan. Hal ini bertujuan untuk menciptakan sistem penanggulangan bencana yang terintegrasi ke dalam perencanaan pembangunan daerah.
Asisten I Setda Lombok Utara, Atmaja Gumbara, menyambut baik kerja sama ini dan menekankan pentingnya membangun kapasitas daerah dan desa sebagai garda terdepan dalam menghadapi bencana yang dipicu oleh perubahan iklim.
Melalui kerja sama ini, KONSEPSI dan Pemda Lombok Utara berharap dapat mewujudkan desa-desa tangguh yang mampu merespons risiko bencana iklim secara adaptif dan berkelanjutan. Kolaborasi multipihak diharapkan dapat memperkuat pembangunan daerah dan desa.


Comment