Gardupedia.com – Presiden Prabowo Subianto memberikan atensi khusus terhadap bencana banjir yang melanda sejumlah wilayah di Indonesia. Melalui instruksi terbaru, Kepala Negara meminta Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) untuk segera mengoordinasikan langkah-langkah penanganan yang lebih komprehensif dan berkelanjutan.
Presiden telah memerintahkan Mensesneg untuk menjadi jembatan koordinasi antar-kementerian dan lembaga terkait. Fokus utamanya adalah memastikan bantuan logistik sampai ke lokasi terdampak dengan cepat, serta memantau efektivitas penanggulangan darurat di lapangan.
Prabowo menekankan bahwa penanganan banjir tidak boleh hanya bersifat reaktif atau sekadar bantuan jangka pendek. Ia menyinggung pentingnya implementasi Grand Design Air (Desain Besar Pengelolaan Air) nasional, yang mencakup:
- Menata kembali daerah aliran sungai dan resapan air.
- Pembangunan bendungan, waduk, dan tanggul yang lebih terintegrasi.
- Menggunakan sistem peringatan dini dan manajemen air berbasis data untuk meminimalkan dampak anomali cuaca.
Presiden menginginkan adanya solusi permanen agar masalah banjir tidak terus berulang setiap tahun. Pihak istana diharapkan dapat segera menyusun laporan progres mengenai integrasi kebijakan air ini agar dapat diimplementasikan oleh kementerian teknis seperti Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR).
Arahan ini menunjukkan pergeseran strategi pemerintah yang kini lebih mengedepankan aspek ketahanan air (water resiliency) sebagai bagian dari pertahanan nasional non-militer.
Gardupedia.com berkomitmen menyajikan berita yang akurat, informatif dan kredibel. Ikuti dan pantau terus perkembangan berita selanjutnya !


Comment