Berita NASIONAL

Presiden Prabowo Siap Mediasi Langsung ke Teheran demi Redam Konflik Iran-Israel

Presiden Prabowo Subianto menyampaikan keterangan terkait tarif resiprokal AS dalam keterangannya kepada wartawan di Washington DC, Amerika Serikat, dikutip dari tayangan YouTube Sekretariat Presiden, Sabtu (21/2/2026).(Dok. Biro Pers, Media, dan Informasi Sekretariat Presiden)

Gardupedia.com – Pemerintah Indonesia menyatakan komitmen penuh untuk membantu meredakan ketegangan militer yang kembali memanas di Timur Tengah. Sebagai langkah nyata, Presiden Prabowo Subianto menyatakan kesiapannya untuk terbang langsung ke Teheran, Iran, guna memfasilitasi dialog damai dan bertindak sebagai mediator.

Langkah diplomasi ini diambil menyusul kegagalan perundingan nuklir antara Amerika Serikat (AS) dan Iran di Jenewa, Swiss. Kebuntuan tersebut memicu eskalasi baru berupa aksi saling serang antara militer Israel dan Iran yang terjadi pada Sabtu pagi, 28 Februari 2026.

Melalui keterangan resmi Kementerian Luar Negeri (Kemlu) RI, Indonesia menegaskan posisi politik luar negerinya yang bebas aktif. Presiden Prabowo bersedia melakukan mediasi langsung apabila kedua belah pihak yang bertikai menyetujui peran Indonesia tersebut. Upaya ini dilakukan demi mengembalikan stabilitas keamanan di kawasan yang kian mengkhawatirkan.

Pemerintah Indonesia sangat menyayangkan terhentinya dialog di Jenewa. Menurut Kemlu, kegagalan diplomasi tersebut menjadi pemantik utama meluasnya konflik bersenjata saat ini. Indonesia menyerukan kepada semua pihak untuk menahan diri, menghormati kedaulatan wilayah masing-masing, dan mengutamakan jalur damai agar ketegangan ini tidak berkembang menjadi ancaman bagi perdamaian dunia.

Situasi di wilayah konflik dilaporkan kian mencekam setelah Israel meluncurkan serangan rudal ke Teheran pada Sabtu pagi. Menanggapi serangan tersebut, pihak Iran menyatakan telah bersiap untuk melakukan aksi balasan.

Menkes Tegas Coret Orang Kaya yang Masih Jadi Peserta PBI BPJS!

Di sisi lain, ketegangan ini juga memicu reaksi keras dari AS. Menteri Luar Negeri AS, Marco Rubio, telah menginstruksikan seluruh warga negaranya untuk segera meninggalkan Iran dan melarang adanya perjalanan ke negara tersebut dengan alasan keamanan.

Terkait keselamatan warga negara Indonesia (WNI) di zona konflik, Kemlu RI telah memberikan instruksi khusus. Para WNI yang berada di wilayah terdampak diminta untuk:

  1. Tetap tenang namun meningkatkan kewaspadaan.
  2. Mematuhi seluruh arahan dari otoritas setempat.
  3. Menjalin komunikasi intensif dengan perwakilan RI (KBRI) terdekat untuk pemantauan kondisi lebih lanjut.

Langkah proaktif Presiden Prabowo ini menunjukkan peran strategis Indonesia dalam menjaga perdamaian internasional, terutama di tengah krisis global yang melibatkan kekuatan besar di Timur Tengah.

Gardupedia.com berkomitmen menyajikan berita yang akurat, informatif dan kredibel. Ikuti dan pantau terus perkembangan berita selanjutnya !

Cedera Kronis Paksa Viktor Axelsen Pensiun Dini di Dunia Bulutangkis

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *