Berita NASIONAL Pemerintahan

Presiden Prabowo Tegaskan Indonesia Mandiri Solar Berkat Kelapa Sawit

Presiden Prabowo Subianto berpidato dalam acara Syukuran 100 Tahun Pondok Modern Darussalam Gontor di Ponorogo, Jawa Timur, Sabtu (19/9/2026).(YouTube.com/Sekretariat Presiden)

Gardupedia.com — Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto menyatakan bahwa Indonesia telah berhasil menghentikan impor bahan bakar minyak (BBM) jenis solar sejak 1 Juli lalu. Kemandirian pasokan energi tersebut berhasil dicapai melalui pemanfaatan kelapa sawit sebagai bahan baku utama pembuatan solar di dalam negeri.

Pernyataan tersebut disampaikan Prabowo saat memberikan pidato dalam puncak peringatan 100 Tahun Pondok Modern Darussalam Gontor (PMDG) di Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur, Sabtu (19/9/2026).

Dalam orasinya, Prabowo menjuluki kelapa sawit sebagai “tanaman ajaib” karena kemampuannya menghasilkan beragam produk turunan yang bernilai tinggi, termasuk bahan bakar. Keberhasilan pengolahan komoditas ini menjadi BBM disebut sebagai buah kerja keras dari para akademisi dan ilmuwan nasional.

“Para profesor kita, fakultas-fakultas teknik kita, sudah berhasil membuat solar dari kelapa sawit, membuat bensin dari kelapa sawit,” ujar Prabowo di hadapan para santri dan undangan.

Selain mengoptimalkan kelapa sawit, Presiden mengungkapkan rencana pemerintah untuk mengembangkan pembuatan bensin berbasis batu bara. Langkah diversifikasi ini diambil guna memperkuat kedaulatan energi nasional dengan mengolah seluruh potensi kekayaan alam di dalam negeri secara mandiri.

Beredar Beras Fortifikasi Palsu, Mentan Minta Kapolri Tindak Tegas Pelaku

Prabowo menekankan bahwa melimpahnya sumber daya alam Indonesia harus diimbangi dengan tata kelola yang baik. Untuk itu, dibutuhkan jajaran pemandega bangsa yang memiliki pengetahuan luas serta integritas tinggi dalam mengemban amanah rakyat.

“Tinggal pemimpin-pemimpin kita, andal atau tidak, cakap atau tidak, berpengetahuan luas atau tidak, berhati ikhlas atau tidak,” tuturnya menegaskan.

Mengakhiri pidatonya, Presiden mengingatkan bahwa kekayaan alam yang dimiliki Indonesia merupakan amanah besar. Pengelolaannya harus dilakukan secara jujur dan transparan demi mewujudkan kemakmuran seluruh rakyat Indonesia.

Gardupedia.com berkomitmen menyajikan berita yang akurat, informatif dan kredibel. Ikuti dan pantau terus perkembangan berita selanjutnya !

Golkar Tegaskan Bahlil Tak Nyapres pada 2029, Pilih Maju Caleg DPR dari Papua

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *