Politik

Profil Atik Kusdarwati, Istri Bupati Pati yang Santai dan Penuh Rasa, Saat Disoraki Rakyat, Dulu Gagal Nyaleg

Sorakan Massa dan Kritik terhadap Bupati Pati Sudewo

Atik Kusdarwati, istri Bupati Pati Sudewo, kini menjadi sorotan setelah suaminya dianggap tidak memenuhi harapan masyarakat. Selain Sudewo, Atik juga memiliki jabatan penting di Kabupaten Pati, yang membuatnya ikut menjadi perbincangan.

Bupati Pati Sudewo kini tengah menghadapi protes dari warga setelah mengumumkan kenaikan pajak PBB-P2 hingga 250 persen. Ia bahkan menantang 50.000 massa yang ingin melakukan demonstrasi menolak kebijakan tersebut. Respons warga pun cepat datang, dengan berbagai aksi protes yang menuntut Sudewo mundur dari jabatannya.

Rencana demo besar-besaran akan digelar pada Rabu (13/8/2025) mendatang. Demonstrasi ini merupakan bentuk penolakan terhadap kebijakan pajak yang dinilai memberatkan rakyat. Di tengah situasi ini, Atik Kusdarwati juga ikut merasakan dampaknya. Saat mengikuti kirab Boyongan Hari Jadi ke-702 Kabupaten Pati, ia justru disoraki oleh massa.

Pada acara tersebut, Atik dan Sudewo tampil dalam pakaian daerah Jawa dengan nuansa hitam dan emas. Mereka menaiki kereta kencana dan melewati jalanan yang dipadati massa hingga Kantor Bupati Pati. Namun, bukannya mendapat sambutan hangat, pasangan ini justru ramai disoraki. Beberapa massa bersorak “Huuu! Huuu!” dan “Muleh! Muleh! Muleh!” sebagai bentuk penolakan.

Di beberapa titik, massa juga menyemprotkan sorakan saat kereta kuda melintasi posko donasi aksi 13 Agustus. Posko ini dibangun untuk mengumpulkan logistik sebagai persiapan aksi demonstrasi. Di tengah sorakan itu, Atik Kusdarwati menunjukkan pose saranghaeyo atau gestur simbol cinta ala artis Korea ke arah posko. Aksinya langsung menjadi sorotan publik.

MK Tolak Gugatan Terkait Kewajiban Gelar S2 bagi Calon Anggota DPR

Siapa sebenarnya Atik Kusdarwati? Apakah dia memiliki ambisi politik yang sama dengan sang suami?

Profil Atik Kusdarwati

Atik Kusdarwati lahir di Pacitan, Jawa Timur, pada 3 September 1970. Setelah menikah dengan Bupati Pati Sudewo, ia dikaruniai empat orang anak. Selain dikenal sebagai istri pejabat, Atik juga seorang dokter. Ia lulus dari SMAN 7 Yogyakarta dan kemudian melanjutkan studi di Universitas Sebelas Maret.

Selain karier medis, Atik juga aktif dalam dunia politik bersama suaminya. Pada Pemilu 2024, ia mencalonkan diri sebagai Calon Legislatif (Caleg) dari Partai Gerindra di Daerah Pemilihan (Dapil) 3 Jawa Tengah. Dalam pemilu tersebut, Atik menempati posisi kedua dengan 44 ribu suara, sedangkan Sudewo berada di posisi pertama dengan 125 ribu suara.

Meski gagal menembus kursi DPR, Atik tetap mendapatkan jabatan penting. Ia kini menjabat Ketua Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kabupaten Pati dan juga Ketua PMI Kabupaten Pati Masa Bakti 2025-2030.

Penjelasan Bupati Pati Sudewo

Setelah situasi memanas, Bupati Pati Sudewo akhirnya meminta maaf kepada masyarakat atas kebijakan kenaikan pajak PBB-P2. Dia menyatakan bahwa kebijakan tersebut tidak bermaksud untuk merampas barang-barang warga. Ia juga berjanji akan meninjau ulang kebijakan tersebut.

Persib Bandung Berjanji Lakukan Evaluasi Total Usai Dijatuhi Sanksi Berat oleh AFC

Sudewo menjelaskan bahwa ia tidak menantang rakyat, tetapi hanya ingin memastikan demo berjalan lancar dan murni sebagai aspirasi masyarakat. Meski sudah meminta maaf, rakyat tampaknya masih belum puas. Mereka tetap bersiap untuk menggelar demo besar-besaran pada 13 Agustus 2025.

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *