Politik

Sehat Bebas Hepatitis dan TBC: RSGMP Unhas Mulai Gerakan Nasional

RSGMP Unhas Mulai Gerakan Bebas Hepatitis dan TBC

Rumah Sakit Gigi dan Mulut Pendidikan (RSGMP) Universitas Hasanuddin resmi meluncurkan gerakan bertajuk “Bebas Hepatitis dan TBC” pada Senin, 11 Agustus 2025. Acara ini menjadi langkah awal dalam komitmen RSGMP Unhas untuk menciptakan lingkungan kerja dan pelayanan kesehatan yang aman serta sehat.

Acara Kick Off dihadiri oleh beberapa pejabat kesehatan penting, termasuk Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Sulawesi Selatan, Dr. dr. H. M. Ishaq Iskandar, M.Kes., MM., MH. serta Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Kota Makassar, dr. Andi Mariani. Kehadiran mereka menunjukkan dukungan nyata terhadap upaya RSGMP Unhas dalam mencegah penyebaran hepatitis dan tuberkulosis di fasilitas kesehatan.

Direktur RSGMP Unhas, drg. Andi Tajrin, M.Kes.,Sp.B.M.M.,Subsp.,C.O.M(K), membuka acara secara resmi. Dalam sambutannya, ia menekankan pentingnya deteksi dini, pencegahan, dan edukasi bagi tenaga kesehatan maupun pasien. “Sebagai fasilitas kesehatan pendidikan, RSGMP Unhas memiliki tanggung jawab ganda, tidak hanya memberikan pelayanan terbaik kepada pasien, tetapi juga menciptakan lingkungan kerja yang bebas dari risiko penularan penyakit seperti hepatitis dan TBC,” ujarnya.

Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Sulawesi Selatan, Dr. Ishaq Iskandar, menyampaikan apresiasinya atas langkah RSGMP Unhas yang selaras dengan target nasional eliminasi TBC pada 2030 dan pengendalian hepatitis sesuai arahan Kementerian Kesehatan RI. “Upaya seperti ini harus terus digencarkan di berbagai fasilitas kesehatan. Pencegahan, deteksi dini, dan edukasi adalah kunci untuk memutus mata rantai penularan,” tegasnya.

Rangkaian kegiatan Kick Off meliputi berbagai aktivitas kesehatan, seperti skrining kesehatan bagi pegawai, vaksinasi hepatitis, pemeriksaan tes mantoux untuk deteksi TBC, edukasi pencegahan penyakit, hingga pemberian vaksin secara simbolis oleh Laboratorium Maxima kepada pihak RSGMP Unhas.

Marc Marquez: Saya Akan Pensiun Lebih Cepat di Moto GP, Ini Sebabnya.

Dengan pelaksanaan program ini, RSGMP Unhas berharap dapat menjadi role model bagi fasilitas kesehatan lain di Sulawesi Selatan dalam mengimplementasikan program bebas hepatitis dan TBC secara berkelanjutan. “Kami ingin memastikan bahwa pasien yang datang mendapatkan pelayanan dengan aman, dan tenaga kesehatan kami bekerja dalam lingkungan yang sehat,” tambah Direktur RSGMP Unhas.

Gerakan ini juga menjadi bagian dari kontribusi RSGMP Unhas terhadap program nasional eliminasi TBC pada tahun 2030 dan pengendalian hepatitis sesuai arahan Kementerian Kesehatan RI. Dengan dimulainya program ini, diharapkan seluruh tenaga kesehatan, staf, dan mahasiswa dapat bekerja dan belajar di lingkungan yang lebih sehat, aman, serta terbebas dari risiko penularan penyakit menular. RSGMP Unhas berkomitmen untuk terus melakukan pemantauan, evaluasi, dan penguatan upaya pencegahan demi mewujudkan visi Sehat Tanpa Batas.

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *