Gardupedia.com — Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa menilai bahwa strategi penanganan pascagempa bumi bermagnitudo 7,7 yang melanda Nusa Tenggara Timur (NTT) dapat memperkuat peran pemerintah daerah (Pemda) setempat, berbeda dengan penanganan bencana besar di Aceh pada masa lalu. Keterangan tersebut disampaikan oleh Menkeu Purbaya pada Rabu (19/8/2026).
Purbaya menjelaskan bahwa perbedaan mendasar terletak pada kondisi infrastruktur dan kesiapan instansi lokal. Saat bencana terjadi di Aceh, kehancuran infrastruktur melumpuhkan jalannya roda pemerintahan setempat. Sementara itu, dalam kasus gempa di NTT saat ini, institusi pemerintah daerah dinilai masih berdiri kokoh dan beroperasi dengan baik.
Oleh karena itu, pemerintah pusat mendorong Pemda NTT untuk mengambil peran lebih besar dalam mengoordinasikan pemulihan daerah, dengan ditopang penuh oleh anggaran serta bantuan dari pusat.
“Di Aceh kan semua infrastrukturnya terganggu, di sini kan enggak. Jadi institusi pemda masih berjalan baik. Itu yang kita dukung,” kata Menkeu Purbaya pada Rabu (19/8/2026).
Ia juga menegaskan bahwa tahap awal penanganan pascabencana akan dipimpin oleh Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB). Kementerian Keuangan menjamin bahwa alokasi dana cadangan kebencanaan (on call) dalam kondisi siap pakai untuk mencukupi seluruh kebutuhan tanggap darurat hingga pemulihan.
“Kalau untuk bencana kan nanti dari BNPB dulu, nanti kalau kurang baru kita rekonstruksi. Jadi enggak ada masalah tuh. Kalau untuk bencana ada cadangan khusus,” ujar Purbaya menegaskan ketersediaan anggaran pemerintah.
Lebih lanjut, Purbaya menyampaikan bahwa Kementerian Keuangan siap menyiagakan anggaran hingga Rp5 triliun untuk penanganan dampak bencana di NTT. Namun, realisasi alokasi dana tersebut akan disesuaikan dengan rincian pengajuan kebutuhan resmi dari BNPB.
“BNPB itu kita sediakan cukup banyak. Harusnya sih kita bisa sediakan sampai Rp 5 triliun ya. Tapi kita akan tunggu permintaan dari BNPB seperti apa,” ungkap Purbaya pada Rabu sore (19/8/2026).


Comment