Berita Regional

Transformasi Ruang Tunggu Imigrasi Bogor: Kini Jadi Galeri Pameran Produk Karya Narapidana

Menteri Imipas Agus Andrianto resmikan Galeri Warga Binaan di Kantor Imigrasi Kelas I Non-TPI Bogor, Jawa Barat: (dok. istimewa)

Gardupedia.com – Kantor Imigrasi Kelas I Non-TPI Bogor, Jawa Barat, melakukan terobosan unik dengan mengubah tampilan ruang tunggu pelayanannya. Ruangan yang biasanya hanya menjadi tempat mengantre, kini disulap menjadi sebuah galeri seni yang memamerkan berbagai produk unggulan hasil karya warga binaan pemasyarakatan (narapidana).

Inovasi ini diresmikan langsung oleh Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan (Imipas), Agus Andrianto. Dalam peresmian tersebut, terlihat setiap sudut ruangan dihiasi dengan beragam karya tangan yang estetik, memberikan suasana yang berbeda bagi masyarakat yang sedang mengurus dokumen keimigrasian.

Menteri Agus Andrianto menjelaskan bahwa selama ini warga binaan di berbagai Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) dan Rumah Tahanan (Rutan) telah mendapatkan pelatihan melalui Balai Latihan Kerja (BLK). Hasilnya sangat beragam, namun mereka sering kali terkendala dalam hal pemasaran produk ke masyarakat luas.

“Produk yang dihasilkan warga binaan sebenarnya sangat banyak dan berkualitas, namun titik lemahnya ada pada pemasaran. Melalui galeri di kantor imigrasi ini, kita membuka akses pasar yang lebih luas,” ujar Agus.

Produk-produk yang dipajang di galeri ini mencakup berbagai jenis, mulai dari:

MPR Putuskan Gelar Ulang Final LCC di Kalbar dengan Juri Independen Baru

  • Kerajinan tangan dan benda seni.
  • Produk garmen dan kaus sablon.
  • Aneka makanan dan minuman olahan.
  • Hingga bahan bangunan seperti paving block dan batako.

Menteri Agus menegaskan bahwa standar kualitas produk buatan para narapidana ini tidak kalah dengan produk di pasaran umum dan sudah siap bersaing secara komersial.

Program ini juga bertujuan untuk memberikan motivasi lebih bagi para warga binaan. Saat ini, mereka telah menerima premi (upah) dari hasil kerja mereka di dalam lapas. Ke depannya, diharapkan keterampilan ini menjadi bekal saat mereka bebas nanti agar bisa bekerja dengan penghasilan yang layak sesuai standar UMR.

Dengan adanya galeri ini, para pemohon paspor atau pengguna layanan imigrasi lainnya tidak hanya sekadar menunggu giliran, tetapi juga bisa melihat sekaligus membeli produk-produk kreatif tersebut. Langkah strategis ini diharapkan dapat meningkatkan apresiasi masyarakat terhadap proses pembinaan di lapas sekaligus membantu perekonomian warga binaan.

Gardupedia.com berkomitmen menyajikan berita yang akurat, informatif dan kredibel. Ikuti dan pantau terus perkembangan berita selanjutnya !

Wamenkum Tegaskan di MK bahwa Kedudukan Polri Berbeda dengan Kementerian

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *