Berita Regional

Zulkifli Hasan Beberkan Alasan di Balik Kesetiaan 15 Tahun PAN Mendukung Prabowo

Menteri Koordinator (Menko) Bidang Pangan, Zulkifli Hasan, saat memberikan sambutan di hadapan para kader, di Hotel Sutan Raja, Soreang, Kabupaten Bandung, Minggu (10/5/2026).(KOMPAS.COM/M. Elgana Mubarokah)

Gardupedia.com – Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN) sekaligus Menteri Koordinator Bidang Pangan, Zulkifli Hasan (Zulhas), menegaskan bahwa dukungan tanpa henti partainya kepada Presiden Prabowo Subianto didasari oleh prinsip moral dan kesamaan visi. Hal ini disampaikan Zulhas dalam acara pelantikan kader PAN Jawa Barat yang berlangsung di Soreang, Kabupaten Bandung, pada Minggu (10/5/2026).

Zulhas menjelaskan bahwa PAN adalah partai yang menjunjung tinggi nilai ksatria, di mana loyalitas dan komitmen menjadi modal utama dalam berpolitik. Pernyataan ini menanggapi ucapan Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, yang sebelumnya menyoroti keteguhan PAN mendampingi Prabowo sejak Pilpres 2014, 2019, hingga akhirnya meraih kemenangan di Pilpres 2024.

“Bagi kami, menjaga kepercayaan adalah hal yang paling utama. Jika saya mengkhianati komitmen dengan Pak Prabowo, saya tidak akan sanggup berhadapan lagi dengannya. Loyalitas ini bukan sekadar soal politik, tapi soal kesamaan cita-cita,” tutur Zulhas.

Lebih lanjut, Zulhas mengungkapkan bahwa PAN dan Prabowo memiliki pandangan yang sama dalam hal kesejahteraan rakyat. Salah satu fokus utamanya adalah memastikan rakyat memiliki akses terhadap lahan dan tidak hanya menjadi buruh tani di tanah sendiri. Ia mendukung rencana pemerintah untuk mendistribusikan lahan yang diambil alih negara kepada masyarakat.

Selain lahan, pengelolaan kekayaan alam seperti emas, nikel, hingga batu bara juga menjadi perhatian. Zulhas menegaskan bahwa Presiden Prabowo berkomitmen mengelola seluruh sumber daya alam tersebut melalui negara demi kemakmuran rakyat yang sebesar-besarnya, termasuk menertibkan tambang-tambang ilegal yang telah beroperasi selama puluhan tahun.

Pakar Mikrobiologi Ubaya Ungkap Alasan Hantavirus dari Varian Andes Sangat Berbahaya

Sebagai Menko Pangan, Zulhas juga memaparkan langkah nyata pemerintah dalam membantu petani, salah satunya dengan memangkas birokrasi penyaluran pupuk yang selama ini dianggap sangat rumit. Dari semula 145 aturan yang menyulitkan, kini disederhanakan menjadi hanya tiga aturan utama.

Ia juga bercerita mengenai upayanya mengawal harga gabah di tingkat petani. Dengan menggandeng kepolisian dan TNI, Zulhas memastikan harga beli gabah tidak berada di bawah ketentuan pemerintah. Hasilnya, rata-rata harga di Jawa Barat kini sudah mencapai Rp 7.000 per kilogram.

Menutup pernyataannya, Zulhas optimis Indonesia mampu mencapai swasembada pangan dalam waktu dekat. Ia memasang target ambisius agar pada tahun 2025 Indonesia tidak lagi mengimpor beras, bahkan diproyeksikan akan mengalami surplus produksi sebanyak 4,2 juta ton. Menurutnya, keberadaan PAN dalam pemerintahan bertujuan sepenuhnya untuk berpihak pada kepentingan rakyat Indonesia.

Gardupedia.com berkomitmen menyajikan berita yang akurat, informatif dan kredibel. Ikuti dan pantau terus perkembangan berita selanjutnya !

Insiden Kapal Imigran Ilegal Indonesia Terbalik di Perairan Malaysia: 4 Orang Tewas, 23 Ditahan

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *