Gardupedia.com – Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta membantah kabar yang menyebutkan bahwa kamera pengawas (CCTV) di kawasan Bundaran Hotel Indonesia (HI) sengaja dimatikan saat berlangsungnya aksi unjuk rasa mahasiswa pada Jumat (12/6/2026). Pihak pemda memastikan seluruh infrastruktur pemantauan di lokasi tersebut berada dalam kondisi prima dan berfungsi dengan baik.
Pernyataan tersebut disampaikan oleh Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, dan Statistik (Diskominfotik) DKI Jakarta, Marulina Dewi. Ia menegaskan bahwa sistem perekaman dan pemantauan wilayah oleh pemerintah daerah tetap berjalan tanpa kendala demi menjaga keamanan warga.
“Kami memastikan bahwa seluruh operasional CCTV milik Pemprov DKI Jakarta berfungsi normal. Fasilitas ini terus aktif digunakan untuk memantau situasi wilayah sekaligus mendukung aspek keselamatan, ketertiban, dan keamanan masyarakat, termasuk dalam hal koordinasi dengan jajaran kepolisian,” ujar Marulina melalui keterangan tertulisnya pada Sabtu (13/6/2026).
Penjelasan resmi ini dikeluarkan guna merespons laporan di berbagai media massa terkait keluhan masyarakat yang mengaku tidak bisa mengakses siaran langsung beberapa CCTV di seputaran Bundaran HI sewaktu demonstrasi mahasiswa berlangsung.
Marulina menerangkan bahwa kendala teknis yang terjadi sebenarnya bukan bersumber dari sistem internal Pemprov DKI, melainkan ada pada platform atau situs digital milik pihak ketiga yang biasa digunakan publik untuk memantau arus lalu lintas.
“Mengenai adanya hambatan akses pada tayangan CCTV yang beredar di situs atau platform digital tertentu, kami tegaskan bahwa penyedia layanan tersebut bukan merupakan kanal resmi kami dan bukan bagian dari sistem pengelolaan CCTV Pemprov DKI Jakarta,” jelasnya.
Oleh karena itu, gangguan apa pun yang berkaitan dengan kelancaran aliran video (streaming) ataupun ketersediaan data pada platform swasta tersebut sepenuhnya berada di luar kendali dan tanggung jawab pemerintah daerah.
Ia menambahkan, ketidakbisaan akses pada situs pihak ketiga tersebut sama sekali tidak mencerminkan situasi riil di lapangan. Kamera pengawas resmi milik Pemprov DKI Jakarta dipastikan tetap bekerja secara optimal dalam merekam situasi di sekitar Bundaran HI selama jalannya aksi massa.


Comment