Gardupedia.com — Tim Nasional Indonesia dipastikan bakal tampil dengan amunisi penuh pada ajang FIFA ASEAN Cup 2026. Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia (PSSI) menargetkan Skuad Garuda mampu mengukir prestasi tertinggi pada edisi perdana turnamen tersebut.
Kepastian hadirnya kekuatan terbaik ini tidak lepas dari pelaksanaan turnamen yang jatuh pada periode agenda resmi FIFA Matchday bulan September dan Oktober 2026. Berkat status turnamen yang diakui secara resmi oleh FIFA, PSSI dan jajaran pelatih memiliki keleluasaan untuk memanggil para pemain terbaik tanah air, termasuk mereka yang tengah berkarier di klub-klub Eropa.
Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, menyampaikan keterangan tersebut pada Selasa (11/8/2026) di Jakarta. Ia menilai penggabungan jadwal turnamen ke dalam kalender resmi FIFA memberikan keuntungan besar bagi kedalaman skuad Timnas Indonesia.
“Hal yang unik dari FIFA ASEAN ini dimasukkan menjadi kalender FIFA Matchday yang digabungkan di bulan September dan Oktober. Kalau melihat seperti ini pasti kan semua pemain terbaik Indonesia bisa hadir dan kita harapkan prestasinya bisa maksimal,” ujar Erick Thohir pada Selasa (11/8/2026).
Ia pun menegaskan perbedaan signifikan saat turnamen digelar di dalam versus di luar kalender resmi FIFA.
“Khususnya untuk FIFA ASEAN, karena ini di kalender FIFA, kita bisa memberikan tim terbaik yang kita punya. Karena kalau di luar kalender FIFA, ya kita harus mengerti, tidak mudah bagi klub-klub memberikan keleluasaan untuk bergabung,” tambah Erick.
Selain diperkuat pemain-pemain pilar, Indonesia juga diuntungkan dengan kepercayaan menjadi tuan rumah untuk babak Premier Division (Divisi 1). Dalam pembagian grup, Timnas Indonesia menghuni Grup A bersama tiga pesaingnya, yaitu India, Malaysia, dan Singapura.
Pertandingan-pertandingan di grup ini dijadwalkan berlangsung di dua stadion megah tanah air, yakni Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK) di Jakarta serta Stadion Si Jalak Harupat di Bandung.
PSSI menilai kesempatan bertindak sebagai tuan rumah harus dimanfaatkan secara optimal untuk mengasah kemampuan bertanding Skuad Garuda. Erick Thohir menekankan pentingnya laga-laga kompetitif bagi proses kemajuan tim nasional secara berkelanjutan.
“Menjadi tuan rumah itu juga bagian kita membangun kesempatan tim kita untuk mendapatkan pertandingan-pertandingan terbaik,” tutur Erick.
Guna menggambarkan komitmen peningkatan kualitas tim, Erick turut menyinggung beberapa laga uji coba internasional bergengsi yang pernah dilakoni Timnas Indonesia sebelumnya, seperti laga melawan Bulgaria dan juara dunia Argentina.
“Seperti contoh kemarin, tim nasional kita bertanding dengan Bulgaria, enggak mudah. Terakhir tim nasional kita bertanding dengan Argentina. Hal-hal seperti ini yang tentu kita dorong supaya peningkatan dari tim nasional bisa terlihat,” pungkas Erick Thohir.


Comment