Gardupedia.com – Menyambut peringatan Hari Lahir (Harlah) yang ke-28, Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) menginstruksikan seluruh jajaran pengurus di tingkat wilayah (DPW) maupun cabang (DPC) di seluruh penjuru Indonesia untuk melaksanakan gerakan penanaman pohon secara serentak.
Sekretaris Jenderal PKB, Hasanuddin Wahid, menyampaikan bahwa instruksi ini merupakan agenda wajib bagi seluruh struktur partai agar bergerak bersama demi kelestarian lingkungan.
“Kami telah menginstruksikan seluruh DPW dan DPC PKB di seluruh Indonesia untuk melakukan gerakan yang sama,” ujar Hasanuddin di Taman Cempaka, Jakarta Timur, Jumat (10/7/2026), dikutip dari siaran pers.
Sebagai langkah awal pada seremoni peluncuran di Jakarta, PKB menanam sekitar 2.000 bibit pohon. Secara nasional, partai ini menargetkan angka yang cukup besar, yakni menanam hingga satu juta pohon di berbagai daerah.
Hasanuddin menjelaskan bahwa gerakan penanaman pohon ini merupakan wujud nyata kepedulian dan komitmen PKB untuk terus mendorong serta mengawal isu pelestarian lingkungan hidup di tanah air.
“Kami berharap gerakan ini menular ke seluruh daerah dan seluruh lapisan masyarakat, terutama di wilayah-wilayah kritis, daerah aliran sungai, kawasan hutan, maupun lokasi lain yang memungkinkan untuk ditanami pohon,” kata Hasanuddin menambahkan.
Ia menekankan pentingnya memprioritaskan kawasan-kawasan yang memang sedang mengalami kerusakan ekologis parah agar dampak dari penanaman pohon ini bisa langsung dirasakan oleh alam dan masyarakat sekitar.

Peringatan ulang tahun ke-28 PKB pada bulan Juli 2026 ini mengusung tema besar “Arah Baru Amanat Ekonomi Konstitusi”. Menurut Ketua Panitia Pelaksana, Rivqy Abdul Halim, berbagai agenda penting telah disiapkan sepanjang bulan ini untuk memperkuat konsolidasi partai dan kedekatan dengan masyarakat.
Rangkaian agenda utama Harlah ke-28 PKB akan dimulai pada 22 Juli 2026 dengan agenda pelantikan pengurus DPC PKB dari seluruh Indonesia secara serentak yang dipimpin langsung oleh Ketua Umum DPP PKB di Jakarta.
Keesokan harinya, pada 23 Juli 2026 pagi, acara akan dilanjutkan dengan penyelenggaraan forum Ijtima Ulama di Jakarta yang mengundang para kiai dari seluruh tanah air untuk memberikan sumbangsih pemikiran kebangsaan. Rangkaian peringatan ini kemudian akan ditutup dengan acara puncak pada malam harinya, yang rencananya dihadiri langsung oleh Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, beserta seluruh pimpinan partai politik sahabat.
Gardupedia.com berkomitmen menyajikan berita yang akurat, informatif dan kredibel. Ikuti dan pantau terus perkembangan berita selanjutnya !


Comment