Gardupedia.com — Niat mengadu nasib di tanah perantauan berujung duka bagi dua pemuda asal Kota Solo, Ahda Dhiyaurrohman (19) dan Aldo Nurahmansya (19). Keduanya menjadi korban kecelakaan kapal KM Virgo Transport 8 yang terbalik di perairan Laut Jawa pada Minggu (13/9/2026).
Secara kependudukan, Ahda merupakan warga RT 01 RW 04 Penjalan, Kelurahan Gandekan, sedangkan Aldo terdaftar sebagai warga RT 06 RW 01 Kelurahan Kepatihan Wetan, Kecamatan Jebres, Kota Solo. Kendati demikian, dalam kesehariannya kedua pemuda ini bertempat tinggal bersama orang tua mereka di wilayah Ngringo, Kecamatan Jaten, Kabupaten Karanganyar.
Keberangkatan ke Pulau Kalimantan tersebut merupakan pengalaman merantau pertama bagi Aldo dan Ahda. Bersama rombongan rekannya, mereka berencana bekerja di salah satu perusahaan perkebunan kelapa sawit.
Paman Aldo, Suyono, menyampaikan bahwa keberangkatan keponakannya didorong oleh tekad kuat untuk membantu perekonomian keluarga, mengingat orang tua Aldo saat ini sudah tidak bekerja.
“Dia selalu berusaha untuk bekerja membantu orang tua yang saat ini sudah tidak bekerja. Niatnya sangat kuat. Meski belum berpengalaman merantau, dia tetap berangkat bersama teman-temannya,” kata Suyono, Senin (14/9/2026).
Suyono menjelaskan, rombongan tersebut mulai bertolak dari rumah pada Kamis malam (10/9/2026) atau Jumat (11/9/2026), hingga akhirnya pihak keluarga menerima kabar duka terkait musibah kapal terbalik pada Minggu sore hingga malam.
“Baru pertama kali ke Kalimantan dengan niat bekerja, tetapi Tuhan berkehendak lain,” tutur Suyono.


Comment