Uncategorized

DPRD Jatim Desak Pemprov Tegas Atasi Masalah Pupuk, Dorong Koperasi Merah Putih Jadi Penyalur

SURABAYA – Anggota Komisi C DPRD Jawa Timur, Multazamudz Dzikri, menyoroti serius persoalan kelangkaan pupuk bersubsidi yang terus berulang setiap tahun. Ia menegaskan, masalah ini tidak boleh dianggap klasik karena menyangkut keberlangsungan sektor pertanian dan kesejahteraan petani.

“Saya sering mendapat keluhan dari petani terkait pupuk. Kelangkaan dan harga yang mahal sering didapati oleh para petani,” ujarnya, Minggu (28/9/2025).

Berdasarkan laporan yang diterimanya, Multazamudz menyebut ada indikasi penyimpangan dalam distribusi pupuk subsidi. Ia menegaskan bahwa hal ini sangan merugikan dan berpotensi menjadi tindak pidana.

“Berdasarkan laporan, ada penyimpangan oleh oknum tertentu. Tidak sedikit distributor nakal ditemui, akibatnya ada ketidaksesuaian data petani, luas lahan, dan pupuk yang didistribusikan. Ini berpotensi pidana!” tegasnya.

Sihaporas vs Korporat: Menagih Keadilan Agraria di Tanah Ulayat

Multazamudz mendesak agar Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa segera mengambil langkah tegas dan tidak membiarkan persoalan ini berlarut-larut.

“Gubernur tidak boleh diam, masalah pupuk tidak boleh dianggap klasik. Sedari dulu permasalahan ini belum terpecahkan,” imbuhnya.

Ia juga menyinggung Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 6 Tahun 2025 tentang Tata Kelola Pupuk Bersubsidi, yang membuka peluang Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) untuk menjadi penyalur. Subsida melalui KDMP dinilai akan memangkas celah permainan pupuk subsidi.

“Presiden sudah menerbitkan Perpres Nomor 6 Tahun 2025 tentang Tata Kelola Pupuk Bersubsidi. Dalam ketentuan penyaluran, pasal 12 point d bisa disalurkan melalui koperasi. Artinya, KDMP atau Koperasi Desa Merah Putih berpotensi bisa menjadi penyalur pupuk bersubsidi,” jelasnya.

Untuk itu, ia berharap Gubernur Khofifah dapat memfasilitasi kebijakan ini agar pupuk benar-benar sampai ke petani yang berhak. “Saya berharap Gubernur bisa menjadi mediator kebijakan penyaluran pupuk subsidi melalui KDMP. Negara harus hadir memastikan ketersediaan dan distribusi pupuk bisa dipantau serta tepat sasaran,” tegasnya.

Playoff Usai! Intip Daftar Tim dan Jadwal Drawing 16 Besar Liga Champions

Multazamudz menekankan bahwa pemenuhan pupuk subsidi merupakan bagian dari upaya memuliakan petani. “Salah satu kunci mewujudkan swasembada pangan adalah memuliakan petani, salah satu wujud memuliakan petani melalui kemudahan mendapatkan pupuk subsidi,” pungkasnya.

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *