Berita Regional

Duduki Balaikota, Massa ‘Aksi 2626’ Desak Wali Kota Sukabumi Penuhi Janji dan Permohonan Maaf

Suasana aksi unjuk rasa 2626 FK RT RW Kota Sukabumi, Selasa (2/6/2026). Massa menuntut 17 janji politik Wali Kota Sukbumi, Ayep Zaki.(Tribun Jabar/Dian Herdiansyah)

Gardupedia.com – Gelombang unjuk rasa memadati kawasan Balaikota Sukabumi pada Selasa (2/6/2026). Ratusan massa yang tergabung dalam “Aksi 2626” menggelar demonstrasi besar-besaran untuk menuntut pertanggungjawaban langsung dari pimpinan daerah terkait realisasi program kerja.

Dalam aksi yang berlangsung sejak pagi hari tersebut, massa membawa sejumlah atribut tuntutan. Agenda utama dari pergerakan ini adalah menagih serangkaian janji politik Wali Kota Sukabumi yang dinilai belum terealisasi, sekaligus mendesak kepala daerah untuk menyampaikan permohonan maaf secara terbuka atas stagnasi pembangunan.

Kekecewaan ini salah satunya disuarakan oleh perwakilan Forum RT/RW Kota Sukabumi, Mauly Fahlevi Prawira. Dalam orasinya di depan gerbang Balaikota, Mauly menegaskan bahwa masyarakat di tingkat akar rumput sudah jenuh dengan janji-janji manis yang tidak kunjung diwujudkan dalam bentuk nyata.

“Kami yang bersentuhan langsung dengan masyarakat di tingkat RT dan RW merasakan betul dampak dari belum terealisasinya janji-janji politik Wali Kota. Pembangunan dan program yang dijanjikan terkesan mandek. Oleh karena itu, kami di sini menuntut ketegasan, transparansi, dan permintaan maaf terbuka kepada seluruh warga Sukabumi,” ujar Mauly Fahlevi Prawira di sela-sela aksi, Selasa (2/6/2026).

Mauly menambahkan, Forum RT/RW sengaja turun ke jalan bersama elemen mahasiswa dan pemuda sebagai bentuk pengawasan ketat terhadap jalannya roda pemerintahan. Mereka menyatakan akan terus bertahan di lokasi sampai Wali Kota menemui massa secara langsung untuk memberikan kejelasan konkret serta komitmen tertulis.

SPI Desak RUU Hukum Perdata Disahkan: Akhiri Hukum Kolonial!

Hingga siang ini, pengamanan di sekitar kompleks Balaikota Sukabumi telah diperketat oleh aparat kepolisian dan Satpol PP guna mengantisipasi situasi agar tetap kondusif. Sementara itu, perwakilan massa dilaporkan masih berupaya melakukan negosiasi agar bisa beraudensi langsung dengan jajaran pimpinan daerah.

Gardupedia.com berkomitmen menyajikan berita yang akurat, informatif dan kredibel. Ikuti dan pantau terus perkembangan berita selanjutnya !

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *