Berita pendidikan

Hari Pertama Sekolah Pasca-Erupsi Semeru: Siswa Mulai Belajar, Ada yang Datang Tanpa Seragam

Di SDN 1 Supiturang, Kecamatan Pronojiwo, yang menjadi lokasi pembelajaran, terlihat para siswa berdatangan

Gardupedia.com – Hari Senin (24/11/2025) menandai kembalinya kegiatan belajar mengajar bagi anak-anak di Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, yang menjadi korban terdampak erupsi Gunung Semeru.

Di SDN 1 Supiturang, Kecamatan Pronojiwo, yang menjadi lokasi pembelajaran, terlihat para siswa berdatangan, sebagian diantar oleh orang tua dari tempat pengungsian atau rumah keluarga, dan sebagian lain dijemput oleh polisi menggunakan truk patroli dari posko pengungsian.

Jumlah siswa yang hadir di SDN 1 Supiturang pada hari itu melonjak signifikan dari biasanya 150 siswa. Angka ini bertambah karena digabungkannya 45 siswa dari SDN 4 Supiturang, yang gedungnya kini dijadikan posko pengungsian. Selain itu, ada juga siswa dari sekolah lain yang terdampak, seperti SDN 2 Supiturang.

Proses belajar dimulai dengan upacara di lapangan, di mana berkumpulnya siswa dari ketiga sekolah tersebut. Perbedaan mencolok terlihat pada pakaian mereka. Meskipun banyak yang menggunakan seragam lengkap, sejumlah siswa hadir hanya dengan mengenakan kaus dan sandal jepit. Mereka adalah para pelajar yang rumahnya hancur akibat erupsi Semeru, sehingga kehilangan seragam dan perlengkapan sekolah mereka.

Seorang siswa dari SDN 2 Supiturang, Abdul Aziz Manan, mengungkapkan perasaan malunya karena tidak berseragam seperti teman-temannya yang lain. Ia berharap dapat diterima dan tidak menjadi korban perundungan oleh teman-teman barunya.

Kerbau Albino di Bangladesh Menjadi Viral Karena Mirip Donald Trump, Siap Dikurbankan

Menanggapi hal ini, Hariyono, seorang guru dari SDN 2 Supiturang, menjelaskan bahwa para siswa tidak diwajibkan menggunakan seragam mengingat kondisi mereka yang berada di pengungsian. “Tidak harus pakai seragam, karena memang kemarin kondisinya rumahnya sudah seperti itu,” ujarnya.

Lebih lanjut, Hariyono menyoroti kebutuhan mendesak siswa saat ini adalah buku dan alat tulis baru. Menurutnya, perlengkapan belajar siswa telah hilang dan tidak dapat ditemukan di tengah dampak bencana erupsi.

Gardupedia.com berkomitmen menyajikan berita yang akurat, informatif dan kredibel. Ikuti dan pantau terus perkembangan berita selanjutnya !

Editor : Robbi Firmansyah (Tim Redaksi Gardupedia.com)

Harga Minyak Goreng dan Plastik Melambung, Omzet Pedagang Bekasi Turun Drastis

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *