Gardupedia.com – Sebagai wujud nyata dalam merawat keberagaman dan toleransi di Jawa Timur, Dewan Pengurus Wilayah (DPW) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Jawa Timur menggelar peringatan Tahun Baru Imlek yang dibarengi dengan kegiatan bakti sosial (baksos). Acara ini dilangsungkan di salah satu klenteng di Surabaya dengan mengusung semangat persaudaraan antarpelestari tradisi dan umat beragama.
Sekretaris DPW PKB Jatim menegaskan bahwa kehadiran PKB dalam perayaan Imlek ini bukan sekadar seremonial politik, melainkan penegasan sikap partai dalam menjaga “Harmoni Nusantara”. PKB ingin memastikan bahwa seluruh elemen masyarakat, tanpa memandang etnis maupun agama, merasa memiliki ruang yang aman dan nyaman di Jawa Timur.
“PKB lahir dari rahim toleransi. Melalui momentum Imlek ini, kami ingin mengirimkan pesan kuat bahwa menjaga kerukunan adalah tanggung jawab kolektif. Jawa Timur harus tetap menjadi rumah yang sejuk bagi semua,” ujar perwakilan PKB Jatim dalam sambutannya.
Tak hanya merayakan dengan sukacita, PKB Jatim juga menyalurkan bantuan sosial kepada masyarakat sekitar klenteng dan warga yang membutuhkan, membantu meringankan beban ekonomi warga setempat.
PKB juga turut hadir menjadi wadah silaturahmi antara pengurus partai, tokoh agama, dan komunitas Tionghoa serta menunjukkan bahwa nilai-nilai kebangsaan dan keagamaan bisa berjalan beriringan demi kemajuan daerah.
Langkah PKB Jatim ini juga dinilai sebagai upaya konsisten dalam meneruskan warisan pemikiran KH Abdurrahman Wahid (Gus Dur). Sebagai tokoh yang membuka kran kebebasan beragama dan menetapkan Imlek sebagai hari libur nasional, semangat Gus Dur menjadi kompas bagi PKB untuk terus membela hak-hak minoritas dan memperkuat struktur sosial yang inklusif.
Gardupedia.com berkomitmen menyajikan berita yang akurat, informatif dan kredibel. Ikuti dan pantau terus perkembangan berita selanjutnya !


Comment