Gardupedia.com – Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta telah menyusun rangkaian acara besar untuk merayakan Tahun Baru Imlek 2577 Kongzili. Gubernur DKI Jakarta, Pramono, mengonfirmasi bahwa puncak perayaan Imlek tingkat provinsi akan dipusatkan di Lapangan Banteng pada 28 Februari 2026. Sementara itu, ritual penutup atau Cap Go Meh dijadwalkan berlangsung di kawasan Pecinan Glodok pada 3 Maret 2026.
Gubernur Pramono menjelaskan bahwa agenda ini merupakan hasil kolaborasi antara Pemerintah Pusat dan Pemprov DKI Jakarta. Perayaan tahun ini diprediksi akan jauh lebih semarak dibandingkan tahun-tahun sebelumnya, dengan berbagai atraksi budaya yang tersebar di titik-titik strategis ibu kota.
Kawasan Sudirman-Thamrin akan menjadi pusat keramaian dengan pertunjukan barongsai, festival lampu (light festival), dan berbagai parade budaya. Bundaran HI sebagai ikon utama, sebuah replika Shio Kuda berukuran raksasa dengan instalasi pencahayaan yang artistik akan dipasang di area ini untuk menarik wisatawan dan warga berswafoto. Lomba Lampion pemprov DKI juga mengadakan kompetisi dekorasi lampion yang diikuti oleh sedikitnya 98 gedung perkantoran di Jakarta. Hal ini bertujuan untuk mengubah wajah kota menjadi lebih berwarna dan inklusif.
Pramono menegaskan bahwa inisiatif ini diambil untuk menunjukkan bahwa Jakarta adalah kota yang aman, nyaman, dan menghargai keberagaman dalam merayakan hari besar keagamaan.
Setelah rangkaian Imlek dan Cap Go Meh berakhir, suasana kota Jakarta akan segera bertransformasi kembali. Mulai 18 Februari, dekorasi dan kegiatan kota akan mulai diarahkan untuk menyambut bulan suci Ramadan hingga Idulfitri, yang dipastikan akan tetap meriah dengan berbagai agenda religi dan budaya.


Comment