Gardupedia.com – Harapan warga terdampak bencana di Kecamatan Batangtoru, Kabupaten Tapanuli Selatan, untuk mendapatkan pasokan listrik kembali, pupus setelah janji yang disampaikan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia belum terpenuhi.
Sebelumnya, Menteri Bahlil berjanji kepada para pengungsi bahwa upaya pemulihan listrik akan dimaksimalkan selesai pada Jumat (5/12/2025) atau paling lambat Sabtu (6/12/2025). Janji tersebut dilontarkan saat Bahlil mengunjungi lokasi pengungsian di Desa Garoga pada Rabu (3/12/2025).
Namun, hingga Sabtu siang, jaringan listrik di beberapa desa yang mengalami dampak bencana, termasuk Garoga, Hutagodang, dan Aek Ngadol, dilaporkan masih belum berfungsi.
Camat Batangtoru, Mara Tinggi, ketika dikonfirmasi pada hari Sabtu, membenarkan kondisi tersebut. “Belum. Untuk listrik belum juga pulih hingga saat ini,” tegasnya.
Mara Tinggi menjelaskan bahwa saat ini, tim PLN masih berjuang keras memasang tiang-tiang listrik baru di sepanjang jalur menuju lokasi bencana. Meskipun penerangan jalan sudah mulai menyala di beberapa titik, posko dan lokasi pengungsian utama masih mengandalkan pasokan listrik dari generator set (genset).
Sementara itu, pihak Humas PLN UP3 Padangsidimpuan, Wiwin Sapta, menyatakan bahwa dirinya belum menerima pembaruan laporan dari tim teknis yang bertugas di lapangan. Oleh karena itu, ia belum bisa memberikan informasi terkini mengenai progres pemulihan listrik di desa-desa Batangtoru yang terdampak.
Saat kunjungan sebelumnya pada hari Rabu (3/12/2025), Bahlil menjelaskan bahwa sejumlah gardu listrik mengalami masalah dan beberapa tower rusak akibat bencana alam. Untuk mengatasi kendala ini, mereka menggunakan tiang listrik bertegangan rendah sementara waktu.
“Jadi, sekarang ini kita menggunakan tiang (listrik) yang tekanan rendah. Hanya tegangan rendah, agar bisa menyalurkan lebih dulu listriknya. Sambil kita memperbaiki tower-tower yang ada,” ujar Bahlil kala itu.
Ia menekankan target bahwa kebutuhan listrik masyarakat harus terpenuhi paling lambat pada Sabtu (6/12/2025), dan berharap cuaca mendukung upaya tersebut. Bahlil juga menyebutkan bahwa kendala utama percepatan pemulihan listrik adalah terputusnya akses jalan, sehingga menyulitkan mobilisasi perbaikan. “Kalau sudah tembus, pasti akan dilakukan percepatan,” pungkasnya.
Gardupedia.com berkomitmen menyajikan berita yang akurat, informatif dan kredibel. Ikuti dan pantau terus perkembangan berita selanjutnya !
Editor : Robbi Firmansyah (Tim Redaksi Gardupedia.com)


Comment