Pembahasan Kunci Jawaban Kelas 11 Ekonomi Kurikulum Merdeka Halaman 118
Pengantar Materi
Materi ekonomi yang dibahas dalam halaman 118 ini berkaitan dengan teori kuantitas uang Fisher. Dalam lembar aktivitas 2, siswa dihadapkan pada beberapa pertanyaan terkait permintaan uang tunai menjelang lebaran serta perhitungan jumlah uang beredar menggunakan rumus teori kuantitas Irving Fisher.
Pertanyaan dan Analisis
1. Mengapa Permintaan Uang Tunai Meningkat Menjelang Lebaran?
Menjelang lebaran, permintaan uang tunai mengalami peningkatan signifikan karena adanya kebutuhan transaksi yang meningkat secara drastis. Beberapa faktor utama yang menyebabkan hal ini antara lain:
- Pembayaran THR: Banyak perusahaan memberikan Tunjangan Hari Raya kepada karyawan, biasanya dalam bentuk uang tunai.
- Biaya Mudik: Masyarakat memerlukan dana tambahan untuk biaya transportasi, akomodasi, dan konsumsi selama mudik.
- Belanja Kebutuhan Lebaran: Terjadi lonjakan pembelian baju baru, makanan, dan hadiah untuk keluarga atau kerabat.
- Tradisi Berbagi: Adanya kebiasaan membagikan uang kepada sanak saudara, sering kali menggunakan uang baru yang tidak pernah digunakan sebelumnya.
Dari segi budaya, tradisi seperti mudik dan salam tempel memperkuat kebutuhan akan uang tunai. Selain itu, psikologis masyarakat juga turut berkontribusi, di mana banyak orang cenderung menyimpan uang lebih banyak sebagai antisipasi kebutuhan tak terduga selama libur panjang.
2. Faktor-Faktor yang Menyebabkan Kenaikan Permintaan Uang dan Jumlah Uang Beredar
Faktor Permintaan Uang (Sisi Masyarakat)
- Motif Transaksi: Peningkatan aktivitas belanja dan konsumsi menjadi alasan utama permintaan uang tunai meningkat.
- Motif Budaya: Tradisi lebaran seperti mudik dan membeli pakaian baru memengaruhi perilaku masyarakat dalam menggunakan uang tunai.
- Motif Berjaga-jaga: Banyak orang memilih menyimpan uang lebih banyak untuk menghadapi situasi tak terduga selama liburan.
Faktor Jumlah Uang Beredar (Sisi Otoritas Moneter)
- Kebijakan Bank Indonesia: BI secara aktif menambah pasokan uang tunai ke sistem perbankan guna memenuhi permintaan masyarakat. Hal ini dilakukan untuk memastikan kelancaran sistem pembayaran nasional selama masa lebaran.
Tanpa intervensi dari BI, bisa saja terjadi kelangkaan uang tunai yang akan mengganggu aktivitas ekonomi masyarakat.
Perhitungan Jumlah Uang Beredar
Berdasarkan teori kuantitas uang Irving Fisher, rumus yang digunakan adalah:
$$
M \times V = P \times T
$$
Dimana:
– $ M $ = Jumlah uang yang beredar
– $ V $ = Kecepatan peredaran uang
– $ P $ = Tingkat harga
– $ T $ = Jumlah barang/Transaksi
Diketahui:
– $ P = \text{Rp}1.000.000,00 $
– $ T = 100 $ unit
– $ V = 10 $ kali
Untuk mencari $ M $, rumus diubah menjadi:
$$
M = \frac{P \times T}{V}
$$
Substitusi nilai:
$$
M = \frac{\text{Rp}1.000.000,00 \times 100}{10} = \frac{\text{Rp}100.000.000,00}{10} = \text{Rp}10.000.000,00
$$
Jadi, jumlah uang yang beredar dalam transaksi tersebut adalah Rp10.000.000,00.
Catatan Penting
- Pembahasan ini hanya sebagai referensi belajar dan tidak bersifat mutlak.
- Soal-soal yang diberikan merupakan pertanyaan terbuka, sehingga jawaban dapat berbeda-beda tergantung interpretasi dan perspektif.
- Siswa dianjurkan untuk mengembangkan jawaban yang lebih baik sesuai dengan pemahaman mereka.


Comment