Gardupedia.com – Badan Pangan Nasional (Bapanas) membawa kabar baik bagi konsumen. Mulai Februari 2026, masyarakat diperbolehkan membeli beras program Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) hingga maksimal 5 pak atau setara 25 kilogram per orang. Ketentuan ini merupakan peningkatan signifikan dari aturan sebelumnya yang membatasi pembelian hanya 2 pak atau 10 kilogram per pembeli.
Sekretaris Utama Bapanas, Sarwo Edhy, menjelaskan bahwa perubahan kebijakan ini merupakan bagian dari upaya pemerintah untuk memperluas jangkauan dan penerimaan masyarakat terhadap beras SPHP di tahun 2026. Saat ini, pemerintah sedang mematangkan revisi petunjuk teknis terkait penyaluran beras tersebut.
“Rencana ke depan, batas maksimal pembelian beras SPHP tahun 2026 ditingkatkan menjadi 5 pak per konsumen. Sebelumnya, batasnya hanya 2 pak atau 10 kg,” ujar Sarwo dalam keterangan resminya di Jakarta.
Meski aturan baru sudah diumumkan, masyarakat diminta bersabar karena sepanjang Januari 2026, kuota maksimal pembelian masih mengikuti aturan lama, yakni 2 pak per orang. Hal ini dikarenakan distribusi di bulan Januari masih menggunakan skema perpanjangan anggaran tahun sebelumnya (RPATA) yang telah disetujui oleh Kementerian Keuangan.
Memasuki bulan Februari, pemerintah telah menyiapkan alokasi beras SPHP sebesar 1,5 juta ton untuk sepanjang tahun 2026. Dengan stok yang melimpah, Sarwo memastikan tidak akan ada kekosongan pasokan di pasar, sehingga masyarakat dapat terus menikmati beras berkualitas dengan harga terjangkau.
Pemerintah, melalui kolaborasi Bapanas dan Perum Bulog, terus memantau agar stok beras SPHP tersedia di berbagai jalur distribusi, mulai dari pasar tradisional hingga ritel modern. Langkah ini dinilai krusial untuk menjaga agar harga beras di pasar umum tidak melonjak tajam.
Senada dengan hal tersebut, Kepala Bapanas yang juga menjabat sebagai Menteri Pertanian, Andi Amran Sulaiman, menegaskan bahwa stok Cadangan Beras Pemerintah (CBP) berada dalam posisi sangat aman, yakni mencapai 3,2 juta ton di awal tahun ini. Dengan dukungan stok yang kuat dan distribusi yang konsisten, pemerintah optimis stabilitas harga pangan nasional akan tetap terjaga.
Masyarakat juga diimbau untuk tidak ragu beralih ke beras SPHP yang memiliki kualitas setara beras medium namun dengan harga yang jauh lebih ekonomis. Jika ditemukan kualitas beras yang tidak sesuai, warga dipersilakan untuk melapor agar segera dilakukan penggantian.
Gardupedia.com berkomitmen menyajikan berita yang akurat, informatif dan kredibel. Ikuti dan pantau terus perkembangan berita selanjutnya !


Comment