Uncategorized

Lansia Kanada Michael Mallinson Bukan Pelaku Penembakan Charlie Kirk

Penyebaran Hoaks yang Menyerang Seorang Pensiunan di Toronto

Seorang pensiunan pegawai bank asal Toronto, Kanada, menjadi korban hoaks yang menyebar di media sosial. Michael Mallinson, seorang lansia berusia 77 tahun, dituduh sebagai pembunuh Charlie Kirk, seorang aktivis sayap kanan Amerika Serikat (AS) yang tewas ditembak pada acara di Utah pada 10 September 2025. Informasi tersebut menyebarkan foto dan nama Mallinson, meskipun ia sama sekali tidak terlibat dalam kejadian tersebut.

Mallinson mengatakan kepada AFP bahwa ia tidak pernah ke Utah dan bahkan baru mengetahui siapa Charlie Kirk setelah rumor tersebut menyebar. Ia mengungkapkan rasa kaget dan takut saat mengetahui informasi palsu tersebut. “Saya sama sekali tidak ada hubungannya dengan ini,” katanya dalam wawancara dengan AFP.

Beberapa hari setelah penembakan, sebuah status Facebook menyebar dengan klaim bahwa pelaku penembakan adalah Michael Mallinson dari Utah, seorang penembak jitu profesional yang pernah bertugas di Angkatan Darat AS. Foto yang digunakan dalam postingan tersebut menunjukkan seorang pria kulit putih dengan kacamata dan baju biru gelap. Postingan lain juga membagikan foto Mallinson dan menuduhnya sebagai pelaku penembakan.

Konten-konten tersebut menyebar cepat di platform seperti X dan media sosial lainnya. Banyak komentar yang muncul di akun X Mallinson, yang berisi ancaman dan tuduhan keras. Namun, faktanya, Mallinson bukanlah tersangka dalam kasus tersebut. Ia juga tidak ditangkap oleh polisi di Universitas Utah Valley, yang kemudian dibebaskan tanpa adanya tuntutan hukum.

Setelah mendapat informasi dari anak perempuannya yang panik, Mallinson langsung menonaktifkan akun media sosialnya. Ia juga memberitahu polisi dan mengirimkan email kepada keluarga serta teman-temannya untuk menjelaskan situasi yang sebenarnya. “Itu foto saya, itu nama saya, tapi bukan saya [yang melakukannya],” ujarnya. Ia khawatir akan dampak jangka panjang dari hoaks tersebut.

Menkes Tegas Coret Orang Kaya yang Masih Jadi Peserta PBI BPJS!

Di akun LinkedIn miliknya, Mallinson membagikan artikel dari Lead Stories, sebuah media periksa fakta AS, untuk membantah informasi palsu tersebut. Ia berharap bisa membersihkan reputasinya dari tuduhan yang tidak benar.

Pada 12 September, Gubernur Utah Spencer Cox mengumumkan bahwa pihak berwajib telah menangkap seorang tersangka, yaitu Tyler Robinson, seorang warga Utah berusia 22 tahun. Foto-foto mugshot dan rekaman kamera pengawas menunjukkan bahwa Robinson memiliki gerak-gerik mencurigakan. Tidak ada hubungan antara Robinson dan Universitas Utah Valley.

Hoaks yang menuduh Mallinson awalnya disebarkan oleh akun X bernama “@KRXITV”, yang berpura-pura sebagai stasiun berita lokal Fox 11 Reno. Sinclair Broadcast Group, induk perusahaan Fox, mengatakan bahwa akun tersebut adalah palsu dan sedang dalam proses penghapusan. Nama akun resmi Fox 11 Reno di X adalah “@fox11reno”.

AFP telah menghubungi Sinclair untuk meminta komentar tambahan, tetapi belum mendapatkan respons. Kasus ini menunjukkan betapa cepatnya hoaks menyebar di media sosial dan pentingnya verifikasi informasi sebelum menyebarkannya.

Cedera Kronis Paksa Viktor Axelsen Pensiun Dini di Dunia Bulutangkis

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *