Gardupedia.com – Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) tengah mematangkan persiapan menjelang pergelaran Muktamar ke-35 NU yang dijadwalkan berlangsung pada 1–5 Agustus 2026. Hingga saat ini, tercatat ada lima daerah yang menyatakan kesiapannya untuk menjadi tuan rumah forum tertinggi organisasi Islam tersebut.
Sekretaris Jenderal PBNU, Saifullah Yusuf (Gus Ipul), mengonfirmasi bahwa tim khusus telah dibentuk dan dikirim untuk melakukan survei kelayakan di lima wilayah kandidat. Kelima daerah yang masuk dalam bursa calon lokasi tersebut meliputi Jawa Timur, Jawa Barat, DKI Jakarta, Nusa Tenggara Barat (NTB), dan Sumatera Barat.
Langkah pembentukan tim survei ini merupakan kelanjutan dari hasil Musyawarah Nasional (Munas) Alim Ulama dan Konferensi Besar (Konbes) NU yang sebelumnya diselenggarakan di Pondok Pesantren Al-Falah Ploso, Kediri, Jawa Timur, pada 20–22 Juni 2026 lalu.
Gus Ipul menjelaskan bahwa tim survei dijadwalkan memaparkan hasil peninjauan lapangan mereka pada pertemuan pekan depan.
“Insyaallah minggu depan hasil kerja tim survei akan dipresentasikan di rapat harian PBNU,” ujar Gus Ipul.
Jika tidak ada kendala dan seluruh laporan telah rampung dievaluasi, PBNU akan langsung mengumumkan wilayah mana yang terpilih sebagai lokasi utama perhelatan.
“Dari situ nanti langsung diputuskan tempat pelaksanaan Muktamar ke-35 NU,” tambahnya.
Dalam menentukan lokasi final Muktamar ke-35 ini, PBNU menetapkan sejumlah kriteria ketat. Pertimbangan utama mencakup kemudahan akses transportasi bagi para peserta, estimasi anggaran atau pembiayaan, ketersediaan sarana dan prasarana penunjang, hingga daya dukung wilayah setempat.
Mengingat skala besar dari acara ini, lokasi yang terpilih wajib memiliki kapasitas yang mampu menampung lonjakan massa. Selain mengakomodasi lebih dari 3.000 peserta resmi, tempat acara juga harus siap menerima kehadiran para peninjau serta pengunjung yang diperkirakan bisa mencapai 5.000 hingga 10.000 orang.
Gardupedia.com berkomitmen menyajikan berita yang akurat, informatif dan kredibel. Ikuti dan pantau terus perkembangan berita selanjutnya !


Comment