Berita

Pemerintah Luncurkan Program “SMK Go Global”, Dorong Lulusan Bekerja di Luar Negeri dengan Gaji Layak

Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat (Menko PM) sekaligus Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Muhaimin Iskandar atau Cak Imin

Gardupedia.com – Pemerintah Indonesia, melalui kolaborasi antara Kementerian Koordinator Pemberdayaan Masyarakat (Kemenko PM) dan Kementerian Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (KP2MI), resmi meluncurkan inisiatif strategis bernama SMK Go Global. Program ini dirancang untuk menciptakan dan menyalurkan tenaga kerja terampil asal Indonesia, khususnya lulusan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK), agar dapat bekerja di luar negeri dengan jaminan gaji yang memadai.

Program ini merupakan respons langsung terhadap arahan Presiden. Menteri Koordinator Pemberdayaan Masyarakat, Muhaimin Iskandar, yang akrab disapa Cak Imin, menjelaskan bahwa SMK Go Global akan dijalankan sebagai program jangka pendek dan menengah.

Cak Imin menerangkan bahwa sasaran utama dari program ini adalah para lulusan SMK yang memiliki atau bersedia meningkatkan kompetensinya. Mereka yang memenuhi kriteria akan diberikan beasiswa yang membuka peluang untuk bekerja di luar negeri dengan prasyarat imbalan atau gaji yang menarik.

Berbagai bidang keterampilan khusus yang dicari untuk penempatan di luar negeri mencakup profesi seperti teknisi las (welder), perhotelan (hospitality), tenaga perawat atau pengasuh (caregiver), dan keahlian spesifik lainnya.

Muhaimin Iskandar meyakini bahwa dengan bekal keahlian yang terstandardisasi, lulusan SMK memiliki kesempatan yang lebih besar untuk mendapatkan pekerjaan yang lebih baik dan upah yang layak di pasar kerja global.

Kerbau Albino di Bangladesh Menjadi Viral Karena Mirip Donald Trump, Siap Dikurbankan

Saat ini, ia menambahkan, sejumlah negara telah menyatakan keterbukaan yang luas terhadap tenaga kerja terampil asal Indonesia, termasuk Jerman, Turki, dan Jepang.

Secara bertahap, program ini direncanakan akan mengirimkan gelombang pertama pekerja terampil. Cak Imin menyebutkan bahwa setidaknya 500 orang ditargetkan akan diberangkatkan ke luar negeri pada bulan Desember 2025.

Untuk tahap awal di tahun 2025 ini, anggaran yang dialokasikan mencapai Rp 2,6 miliar. Muhaimin menegaskan bahwa skala program ini akan diperbesar secara signifikan pada tahun berikutnya, 2026.

Gardupedia.com berkomitmen menyajikan berita yang akurat, informatif dan kredibel. Ikuti dan pantau terus perkembangan berita selanjutnya !

Editor : Robbi Firmansyah (Tim Redaksi Gardupedia.com)

Harga Minyak Goreng dan Plastik Melambung, Omzet Pedagang Bekasi Turun Drastis

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *