Berita pendidikan

Perjuangan Abdurahman: Guru Honorer 22 Tahun di Maluku Akhirnya Diangkat P3K dan Mendapat Bantuan Teknologi

Gardupedia.com – Profesi guru seringkali disamakan dengan “pahlawan tanpa tanda jasa,” terutama bagi mereka yang mengabdi di wilayah 3T (Tertinggal, Terdepan, dan Terluar). Kisah Abdurahman, seorang pria berusia 52 tahun, menjadi salah satu contoh nyata. Ia telah mendedikasikan dirinya sebagai guru honorer selama 22 tahun di SMA Negeri 15 Seram Bagian Timur, Provinsi Maluku. Ia mengajar mata pelajaran Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (PPKN).

Abdurahman menjelaskan bahwa motivasi utamanya mengajar adalah panggilan hati untuk mendidik anak bangsa di daerahnya, serta meneruskan jejak orang tuanya yang juga seorang guru.

Di awal masa pengabdiannya, Abdurahman mengaku tidak menerima honorarium sama sekali. Baru pada sekitar tahun 2022, setelah adanya kebijakan Dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS), ia mulai menerima bayaran sebesar Rp 750 ribu per bulan.

Selain upah yang minim, tantangan terbesar yang dihadapinya adalah kondisi geografis daerah tempatnya mengajar. Sekolah terletak di daerah terpencil dan terbelakang yang tidak memiliki jembatan atau jalan yang memadai. Jarak antara rumahnya ke sekolah mencapai 10 kilometer pulang-pergi, yang ia tempuh setiap hari dengan berjalan kaki. Ia juga menceritakan bahwa ketika hujan turun, luapan kali di dekat sekolah sering membanjiri akses jalan.

Dengan kondisi tersebut, Abdurahman memiliki rasa tanggung jawab yang besar terhadap 103 muridnya. Ia secara rutin menemani murid-muridnya berangkat dan pulang sekolah untuk memastikan keselamatan mereka sampai kembali ke rumah.

Kerbau Albino di Bangladesh Menjadi Viral Karena Mirip Donald Trump, Siap Dikurbankan

Kesabaran dan dedikasinya selama puluhan tahun dengan upah yang sangat terbatas kini mulai membuahkan hasil. Tahun ini, Abdurahman telah diangkat sebagai Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K). Meskipun Surat Keputusan (SK) resminya baru akan keluar pada bulan Desember, ini merupakan pengakuan yang sangat berarti atas pengabdiannya.

Sebagai bentuk apresiasi dan dukungan untuk aktivitas mengajarnya, Abdurahman juga menerima bantuan berupa laptop dan proyektor. Bantuan teknologi ini tentu akan sangat membantu guru seperti Abdurahman dalam meningkatkan kualitas pembelajaran, terutama mengingat lokasi sekolah yang berada di wilayah minim fasilitas.

Gardupedia.com berkomitmen menyajikan berita yang akurat, informatif dan kredibel. Ikuti dan pantau terus perkembangan berita selanjutnya !

Editor : Robbi Firmansyah (Tim Redaksi Gardupedia.com)

Harga Minyak Goreng dan Plastik Melambung, Omzet Pedagang Bekasi Turun Drastis

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *