Bupati Manggarai Beri Kuliah Umum untuk Mahasiswa Unika St Paulus Ruteng
Bupati Manggarai, Herybertus G L Nabit, S.E., M.A, memberikan kuliah umum kepada 1.260 mahasiswa Universitas Katolik (Unika) St Paulus Ruteng sebelum mereka melaksanakan KKN Tematik Tahun 2025. Acara yang diadakan di Aula GUT Lantai 5 Unika St Paulus Ruteng, Flores, NTT, berlangsung pada Senin 11 Agustus 2025 sore.
Kuliah umum ini mengangkat tema Penanggulangan dan Pencegahan Stunting serta Kemiskinan Ekstrem, serta Peningkatan Literasi. Bupati Hery Nabit menyampaikan rasa terima kasih kepada jajaran Unika St Paulus Ruteng yang telah mengundangnya untuk memberikan materi kepada mahasiswa. Ia menilai acara ini sebagai momen strategis untuk memberikan gambaran tentang arah pembangunan Kabupaten Manggarai ke depan.
Dalam kesempatan tersebut, Bupati Hery memberikan motivasi kepada para mahasiswa yang akan menjalani KKN Tematik 2025 di desa-desa di Kabupaten Manggarai. Ia menekankan bahwa KKN Tematik menyentuh isu-isu yang sangat kontekstual dan dirasakan oleh masyarakat setiap desa atau kelurahan. Mahasiswa diharapkan dapat memanfaatkan ilmu yang telah diperoleh selama studi untuk memberikan dampak positif di tengah masyarakat selama kurang lebih dua bulan.
Bupati Hery juga menyampaikan prioritas pembangunan Pemerintah Kabupaten Manggarai dalam lima tahun ke depan. Ia menyatakan bahwa untuk menuju Indonesia Emas tahun 2045, Manggarai harus mandiri, maju, unggul, dan berkelanjutan. Visi Manggarai sejahtera, bersih, berkelanjutan, dan berdaya saing menjadi dasar dari RPJMD Pemkab Manggarai.
Selain itu, Bupati Hery mengungkapkan beberapa permasalahan yang masih dihadapi, seperti ketimpangan wilayah, tingginya angka kemiskinan, pemanfaatan potensi lokal, partisipasi pemuda, dan masalah stunting. Menurut data nasional, angka stunting di Manggarai mencapai 40,1 persen, meskipun data ini sedikit berbeda dengan data yang dimiliki Pemda Manggarai. Ia menegaskan pentingnya kolaborasi dengan berbagai pihak, termasuk perguruan tinggi seperti Unika St Paulus Ruteng, untuk menekan kasus stunting.
Ia meminta mahasiswa KKN Tematik 2025 untuk mengidentifikasi faktor-faktor penyebab stunting. Misalnya, mengetahui siapa yang merawat anak stunting, apakah orang tua merokok, dan bagaimana kondisi lingkungan tempat tinggal anak tersebut. Masalah stunting bukan hanya tentang tinggi badan anak, tetapi lebih pada dampak jangka panjang seperti keterbatasan kemampuan intelektual yang akan memengaruhi masa depan Indonesia.
Rektor Unika St Paulus Ruteng, RD Dr. Agustinus Manfred Habur, Lic. Teol, menyampaikan rasa terima kasih atas kehadiran Bupati Manggarai. Ia menilai kehadiran Bupati sangat istimewa karena mahasiswa akan mendengar langsung arah pembangunan Manggarai selama lima tahun ke depan. KKN Tematik, kata RD Manfred, merupakan bentuk kerja sama dengan Pemda Manggarai untuk mengatasi stunting, meningkatkan literasi, dan numerasi.
Ia menekankan bahwa KKN Tematik bukan hanya kesempatan untuk menunjukkan keahlian, tetapi juga untuk mendengar dan melihat dinamika kehidupan masyarakat. Mahasiswa akan belajar banyak hal yang tidak bisa ditemukan di bangku kuliah. Ia berharap Pemkab Manggarai terus mendukung mahasiswa selama pelaksanaan KKN Tematik 2025.
KKN Tematik adalah program pengabdian masyarakat yang berbasis tema spesifik. Mahasiswa aktif terlibat dalam kehidupan komunitas untuk merancang dan melaksanakan program kerja yang fokus dan terarah. Tujuannya adalah agar mahasiswa peka terhadap isu nyata di masyarakat dan membantu merumuskan solusi yang relevan dan berdampak.


Comment