Berita NASIONAL

Pimpinan MPR Jamin Harga BBM dan LPG Subsidi Stabil ada Pasokan dari Rusia

Wakil Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN) yang juga sekaligus Wakil Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) Eddy Soeparno di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Jumat (15/8/2025).(Kompas.com/Dian Erika)

Gardupedia.com – Wakil Ketua MPR RI, Eddy Soeparno, menyatakan keyakinannya bahwa harga Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi dan elpiji 3 kg (gas melon) tidak akan mengalami kenaikan dalam waktu dekat. Hal ini didasari oleh keberhasilan pemerintah Indonesia dalam mengamankan tambahan pasokan energi dari Rusia.

Dalam keterangannya di Gedung DPR RI pada Rabu (15/4/2026), Eddy menegaskan bahwa pemerintah berkomitmen penuh untuk menjaga ketersediaan serta keterjangkauan energi bagi masyarakat. Ia memastikan bahwa stok BBM subsidi maupun gas melon saat ini dalam kondisi aman dan tidak ada kelangkaan.

“Ketersediaan produk dipastikan ada. Dari sisi harga, terutama untuk BBM transportasi dan LPG rumah tangga 3 kilogram, kami yakin tidak akan ada perubahan,” ujar politikus PAN tersebut.

Eddy memberikan apresiasi tinggi terhadap langkah diplomasi energi yang dilakukan Presiden Prabowo Subianto. Menurutnya, keberhasilan Presiden dalam mengamankan suplai minyak mentah dan gas dari Rusia merupakan langkah strategis untuk menjaga daya beli masyarakat di tengah kondisi pasar energi global yang tidak menentu.

Ia menjelaskan bahwa pasar energi dunia saat ini bersifat seller’s market, di mana negara pemilik sumber daya memiliki kendali penuh atas harga dan distribusi. Dengan tercapainya kesepakatan pasokan dari Rusia, Indonesia kini dinilai telah memasuki “zona aman” dalam hal ketahanan energi nasional.

Menkes Tegas Coret Orang Kaya yang Masih Jadi Peserta PBI BPJS!

Kepastian pasokan ini merupakan tindak lanjut dari pertemuan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia dengan Menteri Energi Rusia Sergey Tsivilev di Moskwa pada Selasa (14/4/2026). Pertemuan tersebut merupakan arahan langsung dari Presiden Prabowo usai berdiskusi dengan Presiden Vladimir Putin di Kremlin.

Menteri Bahlil mengungkapkan bahwa Indonesia akan menerima tambahan cadangan minyak mentah (crude) dan LPG melalui kerja sama dengan sejumlah raksasa energi Rusia seperti Rosneft, Lukoil, dan lainnya. Kerja sama ini akan dilakukan melalui skema antarpemerintah (G-to-G) maupun antarperusahaan (B-to-B).

Selain pengadaan pasokan, Indonesia juga membuka peluang kolaborasi jangka panjang, termasuk pembangunan fasilitas penyimpanan (storage), pengembangan sektor mineral, hingga penjajakan kerja sama di bidang energi nuklir demi memperkuat ketahanan energi nasional di masa depan.

Gardupedia.com berkomitmen menyajikan berita yang akurat, informatif dan kredibel. Ikuti dan pantau terus perkembangan berita selanjutnya !

Cedera Kronis Paksa Viktor Axelsen Pensiun Dini di Dunia Bulutangkis

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *