Berita olahraga

PSSI Kecam Aksi Brutal Pemain di Liga 4: Pelaku Terancam Sanksi Berat

Foto: Dok. Istimewa/tangkapan layar

Gardupedia.com – Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) memberikan respons tegas terkait insiden kekerasan yang terjadi dalam kompetisi Liga 4 Jawa Timur. PSSI meminta agar pemain yang melakukan tindakan tidak terpuji, yakni menendang dada pemain lawan, dijatuhi hukuman maksimal.

Insiden ini terjadi dalam pertandingan yang mempertemukan PS Putra Jaya Pasuruan melawan Perseta Tulungagung. Pemain PS Putra Jaya bernama Hilmi melakukan tindakan brutal dengan melepaskan tendangan keras tepat ke arah dada pemain Perseta, Firman. Akibat aksi tersebut, korban langsung jatuh tersungkur di lapangan, bahkan bekas pul sepatu pelaku terlihat jelas membekas di dada korban. Atas tindakan tersebut, wasit langsung mengganjar Hilmi dengan kartu merah.

Ketua Komite Disiplin (Komdis) PSSI, Umar Husin, menyatakan kegeramannya atas perilaku tersebut. Ia menegaskan bahwa tindakan brutal seperti itu tidak memiliki tempat dalam dunia sepak bola. Demi memberikan efek jera dan melindungi keselamatan para atlet, Umar mendorong panitia disiplin setempat untuk memberikan sanksi yang sangat berat.

“Tindakan-tindakan brutal seperti ini harus ditindak dengan sangat tegas agar tidak terulang kembali di masa depan. Ini demi menjaga marwah olahraga kita, khususnya sepak bola,” ujar Umar Husin.

Lebih lanjut, Umar Husin menilai bahwa hukuman yang pantas bagi pelaku adalah larangan beraktivitas di dunia sepak bola seumur hidup. Langkah ini dianggap perlu untuk memastikan bahwa integritas dan keselamatan pemain tetap menjadi prioritas utama dalam setiap kompetisi di bawah naungan PSSI.

Kerbau Albino di Bangladesh Menjadi Viral Karena Mirip Donald Trump, Siap Dikurbankan

Saat ini, pihak klub PS Putra Jaya dikabarkan telah mengambil langkah internal dengan memecat pemain yang bersangkutan, sementara proses sanksi dari pihak liga masih terus berjalan.

Gardupedia.com berkomitmen menyajikan berita yang akurat, informatif dan kredibel. Ikuti dan pantau terus perkembangan berita selanjutnya !

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *