Gardupedia.com – Bencana alam berupa banjir dan tanah longsor yang terjadi di berbagai wilayah Sumatera Barat telah mengakibatkan kelumpuhan total pada sejumlah ruas jalan utama, mengganggu konektivitas vital antarprovinsi dan antarkabupaten/kota. Musibah ini dipicu oleh intensitas hujan yang sangat tinggi.
Berdasarkan laporan terkini, beberapa jalur utama yang mengalami kerusakan parah dan tidak dapat dilewati mencakup:
1. Jalur Utama Padang–Bukittinggi di Lembah Anai
Jalur ini terputus total akibat material longsor. Terjadi di dua lokasi, yaitu di kawasan pendakian Singgalang Kariang dan pemandian Mega Mendung.
Longsor yang terjadi sekitar pukul 03.00 WIB menimbun seluruh badan jalan dengan material berupa tanah dan pohon, sehingga akses antara Padang dan Bukittinggi lumpuh sepenuhnya.
2. Jalan Lintas Sumatera (Jalinsum) yang Menghubungkan Jambi–Padang
Akses penghubung dua provinsi ini terputus, meskipun titik terparah berada di luar wilayah Sumbar, namun berbatasan langsung.
Tepatnya dekat Simpang Ratu Balqis, Desa Sirih Sekapur, Kecamatan Jujuhan, Kabupaten Bungo, Jambi. Lokasi ini berjarak sekitar dua kilometer dari pusat Kecamatan Sungai Rumbai, Kabupaten Dharmasraya, Sumbar.
Air bah dari sungai meluap dan menghantam jalan, memicu longsor dan memutuskan akses jalan nasional yang vital tersebut.
Antrean kendaraan yang sangat panjang dilaporkan terjadi dari arah Padang menuju Jambi dan sebaliknya. Pemerintah Kabupaten Dharmasraya telah berkoordinasi dengan Pemkab Bungo dan Balai Jalan Nasional untuk penanganan.
3. Jalan Provinsi Sicincin–Malalak–Balingka (SIMAKA)
Akses utama menuju Agam ini mengalami kerusakan serius. Terjadi di Jorong Pahambatan, Nagari Balingka, Kecamatan Ampekkoto. Badan jalan provinsi amblas hingga sepanjang 70 meter dengan kedalaman sekitar 40 meter. Arus lalu lintas di jalur Padang-Bukittinggi via Malalak terhenti total.
Di Jorong Tigokampuang, longsor menimbun jalan sepanjang 80 meter. Selain itu, empat titik jalan provinsi di Kecamatan Palembayan (kawasan Gumarang dan Lubukgadang) juga runtuh atau tertimbun, menyebabkan lalu lintas lumpuh.
4. Jalur Sumbar–Riau (Kelok 9)
Ruas jalan ini juga dilaporkan sempat lumpuh. Kawasan Fly Over Kelok 9, Jorong Ulu Aia, Nagari Harau, Kecamatan Harau, Kabupaten Limapuluh Kota. Dampaknya jalan tertimbun material longsor, menyebabkan jalur Sumbar-Riau lumpuh total selama hampir 10 jam.
Bencana banjir dan longsor ini secara umum berdampak pada 11 kabupaten/kota di Sumbar, mengakibatkan ribuan rumah terendam, fasilitas umum rusak, dan akses jalan terputus. Potensi hujan lebat masih tinggi hingga beberapa hari ke depan, memperburuk kondisi tanah yang sudah jenuh air dan meningkatkan risiko bencana susulan. Pihak terkait terus memantau perkembangan di lapangan dan melakukan upaya penanganan darurat.
Gardupedia.com berkomitmen menyajikan berita yang akurat, informatif dan kredibel. Ikuti dan pantau terus perkembangan berita selanjutnya !
Editor : Robbi Firmansyah (Tim Redaksi Gardupedia.com)


Comment