Gardupedia.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Padang Pariaman, Sumatera Barat, telah menjalin koordinasi dengan Bulog provinsi setempat. Langkah ini diambil untuk mempercepat pencairan Cadangan Pangan Pemerintah Daerah (CPPD) guna menjamin ketersediaan logistik bagi masyarakat yang terkena dampak bencana banjir.
Menurut Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Padang Pariaman, Yurisman Yakub, ia menerima instruksi langsung dari Bupati untuk berkoordinasi dengan Bulog agar penyaluran cadangan pangan dapat dipercepat.
Dari hasil koordinasi tersebut, Padang Pariaman segera menerima lima ton beras yang langsung didistribusikan pada hari yang sama. Beras ini dialokasikan untuk memenuhi kebutuhan di sejumlah dapur umum yang didirikan sebagai bagian dari respons tanggap darurat bencana.
Setelah masa tanggap darurat berakhir, pemerintah berencana memberikan bantuan tambahan berupa beras sebanyak lima kilogram per orang kepada setiap korban untuk memenuhi kebutuhan mereka selama sekitar 20 hari.
Pemkab Padang Pariaman diketahui memiliki total CPPD dalam bentuk beras sekitar 30 ton yang tersimpan di gudang Bulog. Stok inilah yang akan digunakan secara bertahap untuk memenuhi kebutuhan logistik di dapur umum dan bantuan pascabencana.
Meskipun banyak pihak, termasuk Dinas Sosial Sumbar, turut membantu penyediaan kebutuhan untuk dapur umum, jumlah korban yang besar dan kondisi cuaca yang masih tidak menentu membuat Pemkab merasa perlu mengambil langkah proaktif. Percepatan penyaluran CPPD diminta demi memastikan stok beras selalu tersedia di tengah situasi darurat bencana.
Padang Pariaman dan sekitarnya mengalami cuaca ekstrem mulai dari tanggal 21 hingga 27 November 2025. Kondisi ini telah menyebabkan berbagai bencana, termasuk banjir, tanah longsor, dan pohon tumbang. Berdasarkan prediksi BMKG, cuaca buruk ini diperkirakan masih akan berlangsung hingga 29 November 2025.
Akibat bencana ini, diperkirakan sekitar 10.575 warga Padang Pariaman terdampak banjir.
Gardupedia.com berkomitmen menyajikan berita yang akurat, informatif dan kredibel. Ikuti dan pantau terus perkembangan berita selanjutnya !
Editor : Robbi Firmansyah (Tim Redaksi Gardupedia.com)


Comment