Berita Pemerintahan

Wamendagri Bima Arya Tinjau Penyerahan 600 Unit Huntara di Aceh Tamiang, Tekankan Kecepatan dan Sinergi

Foto: Kemendagri

Gardupedia.com – Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) Bima Arya Sugiarto menghadiri prosesi serah terima 600 unit Hunian Sementara (Huntara) bagi warga terdampak bencana di Kabupaten Aceh Tamiang, Aceh, pada Kamis (8/1). Dalam kesempatan tersebut, Bima Arya menyampaikan pesan khusus dari Presiden Prabowo Subianto terkait penanganan bencana.

Bima Arya menegaskan bahwa Presiden Prabowo memberikan dua arahan utama dalam menangani dampak bencana alam seperti banjir dan longsor di wilayah Sumatera. Pertama, pemerintah harus bergerak cepat dalam memberikan bantuan. Kedua, penanganan harus melibatkan seluruh pihak atau dilakukan secara kolaboratif.

Hasil dari instruksi ini terbukti dengan selesainya pembangunan 600 unit Huntara hanya dalam waktu sekitar dua minggu. Proyek ini merupakan buah kerja sama antara BUMN Karya, badan pengelola investasi Danantara, serta pemerintah daerah setempat.

Unit Huntara yang dibangun memiliki luas masing-masing 20 meter persegi dan sudah dilengkapi perabotan dasar seperti tempat tidur dan lemari. Selain itu, fasilitas umum seperti akses air bersih, listrik, sanitasi (MCK), tempat ibadah (musala), dapur umum, hingga taman bermain anak dan layanan kesehatan juga telah tersedia. Menariknya, warga yang menempati Huntara ini akan mendapatkan subsidi listrik dan gas secara gratis selama enam bulan pertama, serta akses Wi-Fi gratis.

Bima Arya secara khusus menitipkan pesan kepada Bupati Aceh Tamiang untuk segera membentuk sistem pengelolaan kawasan yang baik. Hal ini mencakup:

Kerbau Albino di Bangladesh Menjadi Viral Karena Mirip Donald Trump, Siap Dikurbankan

  • Pengaturan layanan dasar (listrik, air, dan transportasi).
  • Pembentukan struktur administrasi baru seperti RT/RW untuk memudahkan koordinasi warga.
  • Pemantauan berkelanjutan oleh kepala desa setempat agar kebutuhan warga selalu terpenuhi.

Sebagai bentuk komitmen jangka panjang, Kementerian Dalam Negeri telah mengerahkan 1.138 personel yang terdiri dari Praja IPDN dan Aparatur Sipil Negara (ASN) ke Aceh Tamiang. Mereka ditugaskan untuk membantu pemerintah daerah dalam memulihkan sarana publik, termasuk memperbaiki gedung pemerintahan dan sekolah yang rusak.

Bupati Aceh Tamiang, Armia Pahmi, menyatakan apresiasinya atas bantuan ini. Ia berencana mendistribusikan hunian tersebut secara bertahap, dimulai dari 100 unit pertama, agar proses adaptasi warga di lingkungan baru dapat berjalan dengan tertib. Setelah Aceh Tamiang, pembangunan Huntara serupa rencananya akan dilanjutkan ke wilayah Pidie pada pertengahan Januari mendatang.

Gardupedia.com berkomitmen menyajikan berita yang akurat, informatif dan kredibel. Ikuti dan pantau terus perkembangan berita selanjutnya !

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *