Berita Regional

Prabowo Janjikan Promosi Jabatan untuk Pangdam dan Kapolda Riau Usai Penanganan Karhutla

Prabowo Subianto (YouTube Setpres)

Gardupedia.com — Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, memberikan apresiasi tinggi atas kinerja jajaran aparat dalam menanggulangi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Provinsi Riau. Sebagai bentuk penghargaan, Presiden berencana memberikan promosi jabatan baru kepada Pangdam XIX/Tuanku Tambusai Mayjen TNI Agus Hadi Waluyo dan Kapolda Riau Irjen Herry Heryawan setelah sisa titik api berhasil dituntaskan.

Apresiasi tersebut disampaikan langsung oleh Presiden saat memimpin rapat koordinasi penanganan karhutla di Posko Aju Lanud Roesmin Nurjadin, Pekanbaru, Riau, pada Senin (24/8/2026). Prabowo menilai langkah-langkah pencegahan yang diterapkan aparat setempat sangat efektif dan patut dicontoh oleh wilayah lain yang rawan karhutla.

“Saya kira ini sesuatu yang baik, mungkin kita catat untuk disampaikan ke daerah-daerah lain cara penanganan ini. Langkah-langkah kegiatan preventif kalian juga cukup bagus,” ujar Prabowo pada Senin (24/8/2026).

Dalam pertemuan tersebut, Presiden Prabowo sempat menanyakan durasi masa tugas kedua perwira tinggi tersebut di Bumi Lancang Kuning. Mayjen TNI Agus Hadi Waluyo mengonfirmasi bahwa dirinya telah menjabat sebagai Pangdam selama satu tahun, sementara Irjen Herry Heryawan menyampaikan masa tugasnya sebagai Kapolda Riau telah berjalan selama 17 bulan.

Menanggapi laporan tersebut, Presiden Prabowo menginstruksikan Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto dan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo untuk menyiapkan kenaikan jabatan bagi keduanya, setelah sisa area karhutla tuntas ditangani.

NasDem Dukung Larangan Pembukaan Lahan dengan Cara Dibakar: Langkah Tegas Pemda Diperlukan

“Coba carikan jabatan supaya mereka bisa naik. Ya, selesai dulu. Ya kalau begitu 900 (hektare karhutla) selesai, Panglima TNI, Kapolri,” tegas Presiden.

Prabowo menegaskan bahwa pujian dan penghargaan tersebut diberikan secara objektif atas hasil kerja keras nyata di lapangan. “Saya bukan apa-apa, saya kalau… Anda tahu saya kan, kalau enggak beres aku juga bicaranya ketus. Tapi kalau bagus, saya bicara bagus,” ungkapnya.

Berdasarkan data Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Riau periode Januari hingga Agustus 2026, total luas lahan yang terbakar mencapai 16.277,50 hektare dengan pemetaan 10.514 titik panas (hotspot) dan 521 titik api (firespot).

Dari puluhan ribu hektare yang terdampak, sebagian besar telah berhasil dipadamkan. Saat ini, sisa lahan yang masih terbakar menyisakan sekitar 900 hektare yang tersebar di empat daerah:

  • Kabupaten Pelalawan: 1 titik
  • Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil): 2 titik
  • Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu): 2 titik
  • Kabupaten Kampar: 2 titik

Sinergi pemadaman oleh tim gabungan TNI, Polri, BPBD, dan relawan terus diintensifkan guna memastikan sisa area terbakar padat dan aman dari risiko kebakaran susulan.

Rekening Donasi Demo Ditunda Polisi, Pemilik Berhak Layangkan Gugatan ke Pengadilan

Gardupedia.com berkomitmen menyajikan berita yang akurat, informatif dan kredibel. Ikuti dan pantau terus perkembangan berita selanjutnya !

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *