Gardupedia.com — Unjuk rasa ratusan mahasiswa Universitas Trisakti di Jalan Medan Merdeka Selatan, Gambir, Jakarta Pusat, Kamis (29/10/2026) sore, menyebabkan kemacetan parah di kawasan pusat ibu kota. Aksi memblokade jalan tersebut memaksa kepolisian menutup total akses dari arah Balai Kota DKI Jakarta menuju Bundaran Patung Kuda Monas.
Pantauan di lokasi sekitar pukul 17.20 WIB menunjukkan massa yang mengenakan almamater biru tua menduduki sisi utara Jalan Medan Merdeka Selatan, tepat di depan BSI Tower. Blokade badan jalan oleh mahasiswa yang berhadapan langsung dengan barikade besi aparat kepolisian membuat seluruh lajur tidak dapat dilintasi kendaraan.
Massa aksi sebelumnya melakukan long march dari arah Tugu Tani menuju lokasi unjuk rasa. Selama pergerakan tersebut, mahasiswa membentangkan sejumlah bendera simbolis, di antaranya bendera hitam bertuliskan “Ini adalah Kegelapan” serta bendera bersimbol Garuda Pancasila bertuliskan “TRITURA Tiga Tuntutan Rakyat”.
Dari atas mobil komando, orator massa menyerukan tiga tuntutan utama yang dinamakan Tritura, meliputi:
- Pemulihan menyeluruh sektor ekonomi, ekologi, pendidikan, politik, dan kesehatan nasional.
- Pemberantasan inkompetensi serta penghentian praktik rangkap jabatan di kalangan pejabat publik.
- Penegakan supremasi sipil secara konsisten.
Rekayasa Arus dan Kemacetan Parah
Guna mengurai kemacetan, petugas memberlakukan rekayasa lalu lintas. Arus kendaraan dari arah Balai Kota DKI Jakarta yang menuju Bundaran Air Mancur Thamrin dialihkan belok kiri di depan Menara Danareksa menuju Jalan H. Agus Salim ke arah Kebon Sirih.
Pengalihan tersebut memicu penyempitan jalur (bottleneck) di persimpangan Jalan H. Agus Salim dan Kebon Sirih. Antrean kendaraan pribadi, sepeda motor, hingga bus Transjakarta mengular sepanjang kurang lebih 700 meter hingga pintu masuk Balai Kota DKI Jakarta.
Kepadatan juga meluas ke ruas persimpangan arah Gondangdia dan Tugu Tani. Sementara itu, arus kendaraan di Jalan Medan Merdeka Barat, Jalan MH Thamrin, dan Jalan Jenderal Sudirman terpantau padat merayap akibat penumpukan volume kendaraan di seputaran Bundaran Patung Kuda.


Comment