Berita olahraga

Kejurnas Padel 2026 Diikuti 20 Provinsi, Marciano Akselerasi Prestasi hingga Tingkat Dunia

Foto: Mercy Raya/detikSport

Gardupedia.com — Perkumpulan Besar Padel Indonesia (PBPI) resmi menggelar Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Padel Piala KONI 2026 di HQ Padel & Tennis, Pesanggrahan, Jakarta. Turnamen yang berlangsung pada 12–18 Oktober 2026 dan dibuka secara resmi pada Jumat (16/10/2026) ini diikuti oleh kontingen dari 20 provinsi sebagai wadah penjaringan bakat (talent scouting) atlet padel masa depan Indonesia.

Ketua Umum Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Pusat, Marciano Norman, mengapresiasi tinggi kepengurusan PBPI dan antusiasme daerah yang melampaui ekspektasi. Menurutnya, partisipasi 20 provinsi menjadi bukti konkret bahwa padel telah berkembang pesat dari sekadar olahraga rekreasi menjadi cabang olahraga prestasi yang diperhitungkan.

“Saya memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada PBPI atas terselenggaranya Kejurnas Padel Piala KONI 2026 ini. Kehadiran kontingen dari 20 provinsi membuktikan bahwa olahraga padel bukan lagi sekadar gaya hidup, melainkan cabang olahraga prestasi yang tumbuh sangat masif dan diminati luas masyarakat hingga ke daerah-daerah,” ujar Marciano saat memberikan sambutan pada pembukaan kejuaraan di Jakarta.

Marciano menekankan bahwa proses kualifikasi ketat yang telah bergulir sejak September lalu merupakan langkah penting untuk menjamin kualitas kompetisi. Ia menilai ajang kejuaraan nasional seperti ini sangat vital untuk membina mental bertanding para atlet muda di tingkat nasional.

“Proses penyaringan melalui kualifikasi sejak bulan lalu menunjukkan adanya iklim kompetisi yang sehat. Atlet-atlet yang berhasil menembus babak utama ini adalah yang terbaik dari daerahnya. Kejurnas ini harus dimaksimalkan sebagai ajang pemetaan potensi atlet muda yang siap ditempa untuk kebutuhan tim nasional,” tegas Marciano.

DKPP Verifikasi Berkas Aduan Terkait Putusan MK Soal Syarat Pendidikan Gibran

Lebih lanjut, Marciano menginstruksikan Pengurus Provinsi (Pengprov) PBPI bersama KONI Daerah untuk terus berkolaborasi dengan pihak swasta dalam memperluas ketersediaan infrastruktur dan sarana latihan di wilayah masing-masing. Langkah tersebut dinilai krusial agar pembinaan atlet tidak berhenti hanya di tingkat pusat.

“Perkembangan klub dan sarana padel di daerah harus terus didorong. Kolaborasi antara Pengprov, KONI Daerah, dan sektor swasta sangat diperlukan agar pembinaan usia muda dapat berjalan berkesinambungan. Jika infrastrukturnya merata, penyebaran bakat atlet juga akan makin cepat,” tambah mantan Kepala BIN tersebut.

Marciano juga menyampaikan optimisme mengenai masa depan padel Indonesia di ajang internasional. Ia menegaskan komitmen KONI Pusat untuk terus mengawal kesiapan cabang olahraga ini menuju panggung kompetisi multi-event resmi.

“Padel memiliki potensi sangat besar untuk menyumbangkan medali bagi Indonesia di tingkat regional maupun internasional. Kami di KONI Pusat mendukung penuh integrasi padel agar siap dipertandingkan pada agenda multi-event mendatang, termasuk Pekan Olahraga Nasional (PON). Saya berharap dari Kejurnas ini lahir atlet-atlet yang kelak mampu mengibarkan Merah Putih di kejuaraan dunia,” pungkas Marciano.

Perwakilan PBPI menyampaikan bahwa hasil akhir dari Kejurnas Padel Piala KONI 2026 ini akan menjadi acuan utama pemeringkatan atlet nasional serta seleksi awal pembentukan tim nasional Indonesia. Seluruh rangkaian pertandingan dijadwalkan terus berlangsung hingga babak final pada Minggu (18/10/2026).

Syed Saddiq Luapkan Amarah di Parlemen Terkait Kabut Asap Karhutla Indonesia

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *