Uncategorized

Khutbah Jumat Sunda 3 Oktober 2025: Penuh Makna dan Terbaik

Khutbah Jumat Bahasa Sunda: Ngaraksa Sholat sareng Ngama’murkeun Masjid

Khutbah I

Segala puji bagi Allah yang telah memberikan nikmat dan membimbing kita kepada agama Islam. Semoga shalawat dan salam senantiasa tercurah kepada Nabi Muhammad, teladan umat manusia, serta keluarganya dan para sahabatnya. Aku bersaksi bahwa tidak ada Tuhan selain Allah yang Maha Esa, dan aku bersaksi bahwa Muhammad adalah hamba dan utusan-Nya, pemimpin segala manusia.

Allah berfirman dalam Al-Quran:

“Hafizhu ‘ala ash-shalawati wa ash-shalawati al-wusṭā wa qūmū lillāhi qānītīn.”

Artinya: “Jagalah shalat lima waktu dan shalat wustha, serta berdirilah di hadapan Allah dengan khusyu’.” (QS. Al-Baqarah [2]: 238).

Dalam ayat ini, kita diperintahkan untuk menjaga shalat fardhu, yaitu shalat lima waktu. Namun, apa maksud dari shalat wustha? Dari beberapa pendapat, shalat wustha bisa merujuk pada shalat Ashar atau shalat Subuh. Hal ini didasarkan pada makna kata “wustha” yang berarti pertengahan. Namun, sebagian ulama juga berpendapat bahwa shalat wustha merujuk pada salah satu shalat lima waktu yang istimewa, meskipun namanya tidak disebutkan secara eksplisit.

Ketiga aspek penting dalam menjaga shalat adalah waktu, tempat, dan cara. Dalam hal waktu, kita dianjurkan untuk melaksanakan shalat sesuai dengan waktunya, karena setiap langkah yang dilakukan dalam keadaan suci akan meningkatkan derajat dan menghapus kesalahan. Sebagaimana hadits riwayat Al-Baihaqi:

“Awal waktu adalah keridhoan Allah.”

Dan juga, “Shalat di awal waktunya adalah amalan yang paling utama.”

Bela Feri Amsari dan Ubedilah Badrun, Menteri Pigai Sebut Kritik Adalah Hak Konstitusi

Dalam hal tempat, masjid adalah tempat terbaik untuk melaksanakan shalat, terutama shalat berjamaah. Karena itu, setiap langkah yang diambil menuju masjid akan diangkat derajatnya dan kesalahan akan dihapus. Hadits yang diriwayatkan oleh Ahmad menyebutkan bahwa orang yang datang ke masjid hanya untuk shalat akan mendapatkan pengampunan dan perlindungan dari malaikat.

Selain itu, shalat berjamaah memiliki keistimewaan yang sangat besar. Dalam hadits riwayat Malik disebutkan bahwa shalat jamaah lebih unggul daripada shalat sendirian sebanyak 27 derajat. Dan dalam hadits lain disebutkan bahwa siapa pun yang melaksanakan shalat berjamaah akan mendapatkan pahala seperti haji dan ibadah yang sempurna.

Khutbah II

Segala puji bagi Allah yang memerintahkan kita untuk bersatu dan bersandar pada tali-Nya yang kuat. Aku bersaksi bahwa tidak ada Tuhan selain Allah yang Maha Esa, dan aku bersaksi bahwa Muhammad adalah hamba dan utusan-Nya, yang diutus sebagai rahmat bagi semesta alam. Semoga shalawat dan salam tercurah kepada Nabi Muhammad dan keluarganya serta para sahabatnya.

Allah berfirman:

“Sesungguhnya Allah dan malaikat-Nya bershalawat kepada Nabi. Wahai orang-orang yang beriman, bershalawatlah kepada Nabi dan sampaikan salam sejahtera.”

Strategi Pelatih Panjat Tebing Kejar Performa Puncak di Asian Games 2026

Semoga Allah mengampuni para mukmin dan mukminah, serta orang-orang yang beriman baik yang masih hidup maupun yang sudah tiada. Sesungguhnya Engkau Maha Mendengar, dekat, dan mengabulkan doa. Kami memohon iman yang sempurna, keyakinan yang tulus, rezeki yang luas, hati yang rendah hati, lidah yang terus-menerus berdzikir, makanan yang halal dan baik, serta taubat yang tulus.

Ya Tuhan kami, berilah kami kebaikan di dunia dan kebaikan di akhirat, serta lindungi kami dari siksa api neraka. Hai hamba-hamba Allah, sesungguhnya Allah memerintahkan keadilan, kebaikan, memberi kepada kerabat dekat, dan melarang perbuatan keji, kemunkaran, dan kezaliman. Ia memberi peringatan agar kalian ingat.

Maka ingatlah Allah yang Maha Agung, niscaya Dia akan mengingatmu. Berdoalah kepada-Nya, niscaya Dia akan menjawabmu. Dan ingatlah Allah, karena sesungguhnya dzikir kepada Allah adalah yang terbesar.

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *